Polemik Gaji DPRD, Rusydi Nasution: Legal, Tapi Harus Peka pada Kondisi Masyarakat

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Padangsidempuan, – Kamis 2 April 2026, Polemik terkait kenaikan penghasilan anggota DPRD Kota  Padangsidimpuan  terus menjadi perhatian publik. Di tengah sorotan tersebut, politisi lokal, Rusydi Nasution , juga memberikan tanggapan dengan penekanan pentingnya keseimbangan antara aturan dan kepekaan sosial.

Rusydi menyampaikan bahwa kebijakan kenaikan penghasilan tersebut memang memiliki dasar hukum yang jelas. Namun, menurutnya, implementasi kebijakan tetap harus mempertimbangkan kondisi masyarakat saat ini.

Secara regulasi memang dibenarkan. Tetapi kita tidak boleh menutup mata terhadap realitas yang sedang dihadapi masyarakat. Dibutuhkan sikap bijak dan empati dalam menyikapi hal ini,” ujar Ketua DPC Gerindra ini, Rabu (1/4/2026).

Lebih lanjut, Rusydi menilai polemik ini tidak bisa hanya dilihat dari aspek legalitas semata. Ia menekankan pentingnya mempertimbangkan aspek kepatutan sosial, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

Ia juga menyoroti dampak situasi global yang turut dirasakan hingga ke daerah. Menurutnya, ketegangan geopolitik dunia serta fluktuasi harga kebutuhan pokok telah memberi tekanan langsung kepada masyarakat.

“Dampak global itu nyata sampai ke daerah. Dalam kondisi seperti ini, kehadiran wakil rakyat harus benar-benar dirasakan masyarakat, bukan sekedar menjalankan aturan,” katanya.

Terkait besaran kenaikan, Rusydi menjelaskan bahwa peningkatan sudah dilaksankan sejak tahun lalu. Kenaikan ini dipicu oleh perubahan status Tingkat Kemampuan Keuangan Daerah (KKD) Kota Padangsidimpuan dari kategori rendah menjadi sedang.

“Kalau dilihat, kenaikannya sesuai aturan yang ada dan juga atas persetujuan Walikota. Ini merupakan dampak dari peningkatan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam dua tahun terakhir,” jelasnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut menunjukkan adanya perbaikan kinerja keuangan daerah. Meski demikian, ia kembali mengingatkan agar kebijakan yang diambil tetap mempertimbangkan

Dengan polemik yang masih bergulir, isu ini diperkirakan akan terus menjadi perhatian publik, terutama dalam menilai sejauh mana keberpihakan wakil rakyat terhadap masyarakat di tengah dinamika ekonomi saat ini.Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

Screenshot_20260825_124903_Facebook
Wali Kota Padangsidimpuan Buka Seminar Internasional ITS NU, Dorong Transformasi Ekonomi Syariah Berbasis Teknologi Digital.
Screenshot 2026-08-25 000403
Wali Kota Padangsidimpuan Sambut Kalapas Baru, Perkuat Sinergi Pelayanan kepada Masyarakat
784818083_28045802328413123_7617184695846784498_n
Wabup Madina Minta Dinsos Verifikasi Data Korban Kebakaran Selesai Satu Hari
Screenshot 2026-08-24 233830
Bupati Baharuddin Ajak Generasi Muda Batu Bara Manfaatkan Peluang Menuju Indonesia Emas 2045
Kantor-DPRD-Padangsidimpuan
Legislator Dorong KUA-PPAS PAPBD 2026 Jadi Momentum Reformasi APBD Sidimpuan
WhatsApp Image 2026-08-24 at 23.27
Ternyata Restoran Lembur Kuring Medan Buang Limbah Sembarangan Sejak Berdiri
IMG-20260823-WA0476
DPD Gerindra Sumut Respons Kasus Kekerasan Anak di Dairi, Alvino Purba Dirujuk ke Rumah Sakit di Medan
WhatsApp Image 2026-08-22 at 17.01
Dirjen Pemdes Dorong Deli Serdang Jadi Percontohan Pemerintahan Desa Berdampak
WhatsApp Image 2026-08-22 at 16.41
Bupati Tapsel Hadiri Pengajian Akbar BKMT di Aek Gunung, Serahkan Bantuan Korban Kebakaran
779944823_2604858116617918_7100403068124576731_n
Satgas Penanganan PETI Madina Susun Personel Penindakan
Polling