Gerindrasumut.id | Padangsidempuan Kamis 18 Juni 2026 – Masih adanya berbagai tantangan pembangunan di tingkat keluarga dan masyarakat, mulai dari persoalan kesehatan, stunting, pemberdayaan ekonomi keluarga, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik di desa dan kelurahan, menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Padangsidimpuan. Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, TP PKK, dan seluruh elemen masyarakat.
Sebagai upaya memperkuat koordinasi dan memastikan berbagai program pemberdayaan berjalan optimal, Wakil Wali Kota Padangsidimpuan H. Harry Pahlevi Harahap secara resmi membuka Rapat Persiapan Monitoring Desa/Kelurahan Binaan Kota Padangsidimpuan Tahun 2026 di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Padangsidimpuan, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan H. Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, Ketua TP PKK Kota Padangsidimpuan Ny. Hj. Masroini Letnan Dalimunthe, Staf Ahli I TP PKK Ny. Hj. Apipah Pahlevi Harahap, Staf Ahli II TP PKK Ny. Minta Rahmat Marzuki Nasution, para kepala desa binaan, serta kepala puskesmas se-Kota Padangsidimpuan.
Rapat tersebut merupakan langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan monitoring dan evaluasi Desa/Kelurahan Binaan oleh Tim Supervisi PKK Provinsi Sumatera Utara yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Juli 2026 mendatang.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota H. Harry Pahlevi Harahap menegaskan bahwa monitoring tidak hanya bertujuan untuk melakukan penilaian administrasi, tetapi juga menjadi sarana evaluasi terhadap berbagai program yang telah dijalankan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Masih banyak pekerjaan yang harus kita lakukan bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, monitoring ini hendaknya menjadi momentum evaluasi sekaligus motivasi agar seluruh pihak terus memperkuat pelayanan, pemberdayaan, dan inovasi di tengah masyarakat. Saya berharap seluruh perangkat daerah, kecamatan, desa, kelurahan, serta TP PKK dapat bersinergi dan bekerja maksimal untuk menampilkan capaian terbaik Kota Padangsidimpuan,” ujar Wakil Wali Kota.
Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, Pemerintah Kota Padangsidimpuan bersama TP PKK akan memperkuat pelaksanaan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Fokus program meliputi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, seperti Iva Test dan percepatan penurunan Stunting, pemberdayaan ekonomi rumah tangga, pembinaan Pola Asuh Anak dan Remaja, tertib administrasi, serta penguatan program Aku Hatinya PKK. Berbagai program tersebut akan dijalankan secara terpadu melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, kecamatan, desa, kelurahan, puskesmas, dan kader PKK.
Ketua TP PKK Kota Padangsidimpuan, Ny. Hj. Masroini Letnan Dalimunthe, menjelaskan bahwa TP PKK merupakan mitra strategis pemerintah yang berperan sebagai penggerak pembangunan berbasis keluarga hingga ke tingkat desa, kelurahan, lingkungan, dan rumah tangga.
“TP PKK hadir untuk membantu pemerintah menjangkau masyarakat secara langsung. Melalui berbagai program kesehatan, pendidikan, ekonomi, lingkungan hidup, dan kesejahteraan sosial, kami ingin memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat,” jelasnya.
Menurut Ny. Masroini, berbagai program pemberdayaan yang dijalankan TP PKK bertujuan untuk meningkatkan kemandirian keluarga, memperluas peluang ekonomi masyarakat, serta mendorong terciptanya keluarga yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Di bidang kesehatan, TP PKK juga terus mendukung berbagai program pemerintah melalui kegiatan Posyandu, peningkatan kesehatan ibu dan anak, edukasi gizi, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat.
Selain itu, TP PKK berperan sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sehingga berbagai aspirasi warga dapat tersampaikan dengan baik, sekaligus memastikan program pembangunan lebih mudah diterima dan dilaksanakan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan H. Rahmat Marzuki Nasution meminta seluruh OPD untuk mengambil peran aktif dalam mendukung program-program PKK dan mempersiapkan berbagai indikator yang menjadi objek penilaian monitoring.
“Keberhasilan monitoring ini merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, saya meminta seluruh OPD terkait memberikan dukungan maksimal sesuai tugas dan fungsi masing-masing agar seluruh program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Padangsidimpuan dan TP PKK, diharapkan berbagai program yang dijalankan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari meningkatnya kualitas kesehatan keluarga, berkurangnya angka stunting, tumbuhnya usaha ekonomi keluarga, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan, hingga terwujudnya keluarga yang lebih mandiri, sejahtera, dan berkualitas.
Dengan demikian, monitoring Desa/Kelurahan Binaan Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memastikan pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Padangsidimpuan.Red
