Tak Tinggal Diam, Wali Kota Letnan Dalimunthe Sambangi Warga dan Janjikan Pemulihan Irigasi 7 Desa.

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Padangsidempuan Kamis 18 Juni 2026 – Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes, turun langsung menemui masyarakat Kecamatan Batunadua untuk menyerap aspirasi terkait kerusakan Daerah Irigasi (DI) yang berdampak terhadap tujuh desa. Pertemuan berlangsung di Terminal Batunadua, Selasa malam (16/06), setelah ratusan warga melakukan aksi penutupan akses menuju TPA Batu Bola sebagai bentuk protes atas belum terselesaikannya persoalan irigasi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Kerusakan saluran irigasi tersebut terjadi akibat banjir dan longsor yang dipicu tumpukan sampah di kawasan TPA Batu Bola. Kondisi ini menyebabkan aliran air terputus ke sejumlah areal persawahan di Kecamatan Batunadua, sehingga ratusan hektare lahan pertanian mengalami kekeringan.

Tujuh desa yang terdampak meliputi Desa Purwodadi, Batunadua, Ujung Gurap, Gunung Hasahatan, Baruas, Siloting, dan Pudun. Masyarakat mengaku telah menyampaikan keluhan kepada Pemerintah Kota Padangsidimpuan selama lebih dari empat tahun, namun hingga kini belum ada realisasi yang dirasakan.

“Kami sangat berharap aliran air dapat segera dipulihkan. Banyak petani yang terdampak akibat terputusnya saluran irigasi karena banjir dan longsor. Sampai hari ini belum ada realisasi. Kami meminta tindakan cepat dari Pemerintah Kota Padangsidimpuan agar persoalan ini segera terselesaikan,” ungkap salah seorang perwakilan masyarakat.

Selain merusak jaringan irigasi, keberadaan TPA Batu Bola yang selama puluhan tahun beroperasi tanpa memenuhi standar teknis lingkungan juga dinilai telah menimbulkan berbagai dampak serius. Lahan pertanian menjadi tidak produktif, pencemaran lingkungan meluas, hingga mengancam program ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Sebagai bentuk desakan agar pemerintah segera mengambil langkah nyata, ratusan warga menutup akses jalan utama menuju TPA Batu Bola pada Selasa (16/06). Sejak pagi hari, massa aksi berkumpul di Simpang Batu Bola dan menutup jalur masuk menggunakan ban bekas, tiang kayu, serta pelepah kelapa, sehingga sejumlah truk pengangkut sampah tidak dapat memasuki lokasi pembuangan.

Koordinator aksi, Fikri Haikal Harahap, mengatakan bahwa langkah tersebut diambil karena masyarakat telah terlalu lama menunggu tanpa adanya perubahan yang signifikan.

“Kami sudah bersabar hampir empat tahun. Setiap hari kami melihat saluran irigasi tertimbun longsor dan rusak total sehingga tidak bisa mengalirkan air lagi. Akibatnya lahan pertanian menjadi kering dan tidak dapat dimanfaatkan untuk bercocok tanam. Air Sungai Batang Ayumi juga berubah warna dan berbau tidak sedap. Sawah semakin sulit ditanami, usaha budidaya ikan terhenti, dan hasil panen terus menurun drastis. Janji perbaikan dan relokasi lokasi pembuangan selama ini belum terwujud. Karena itu kami meminta pemerintah hadir dan memberikan kepastian yang jelas,” tegasnya.

Menanggapi aksi tersebut, Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes hadir langsung di Terminal Batunadua sekitar pukul 20.00 WIB. Ia didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Kepala Bagian Hukum, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam dialog yang berlangsung hangat namun penuh keseriusan, Wali Kota menyampaikan bahwa pemerintah memahami kekecewaan dan keresahan yang dirasakan masyarakat.

“Saya mengerti rasa lelah, kecewa, dan kekhawatiran Bapak-Ibu sekalian. Pemerintah mengakui secara jujur bahwa kondisi TPA Batu Bola saat ini sudah tidak layak lagi untuk dioperasikan. Dampaknya sangat nyata, mulai dari rusaknya jaringan irigasi, menurunnya produktivitas lahan pertanian, hingga terancamnya ketahanan pangan masyarakat,” ujar Wali Kota.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Padangsidimpuan telah menyusun rencana relokasi TPA Batu Bola dan saat ini sedang dalam proses pengajuan anggaran serta pencarian lokasi baru yang memenuhi persyaratan teknis dan lingkungan.

“Sambil menunggu proses relokasi selesai, kami akan segera membentuk tim gabungan untuk melakukan perbaikan darurat pada saluran irigasi yang rusak, mengembalikan fungsinya agar air dapat mengalir kembali, melakukan pengamanan lereng, serta pemantauan kualitas air dan tanah secara berkala. Setiap dua minggu sekali, perkembangan penanganan ini akan kami laporkan secara terbuka kepada masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Wali Kota juga menyampaikan langkah jangka pendek guna membantu para petani yang terdampak.

“Untuk memenuhi kebutuhan air ke areal persawahan, pada awal Juli mendatang kami akan membangun IRPOM bagi tujuh desa terdampak. Insya Allah langkah ini dapat meringankan beban para petani sebelum pembangunan permanen daerah irigasi dilaksanakan pada Agustus tahun ini,” tambahnya.

Setelah melalui diskusi yang cukup panjang dan mendengarkan penjelasan dari seluruh pihak, akhirnya dicapai kesepakatan bersama. Warga bersedia membuka kembali akses jalan menuju TPA Batu Bola dengan syarat pemerintah segera merealisasikan perbaikan dan pemulihan fungsi irigasi, mengembalikan kesuburan lahan pertanian, serta memberikan kepastian jadwal penghentian operasional dan relokasi TPA.

Situasi di kawasan Batunadua telah kembali kondusif. Akses menuju TPA Batu Bola kembali dibuka, sementara masyarakat dan pemerintah sepakat untuk terus mengawal pelaksanaan komitmen yang telah disampaikan agar dapat diwujudkan secara nyata demi kepentingan petani, lingkungan, dan ketahanan pangan daerah.Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

WhatsApp Image 2026-06-18 at 12.38
Bupati Gus Irawan Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba dan Bangun Masa Depan Melalui Pendidikan serta Kemandirian Ekonomi
WhatsApp Image 2026-06-18 at 14.50
APBD Kota Padangsidimpuan Belum Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Saatnya Transformasi Fiskal
WhatsApp Image 2026-06-18 at 14.12
Drs. H. M. Subandi, ST., MM : Komisi E DPRD Sumut Terima Aspirasi Driver Ojol, Dorong Realisasi Potongan Aplikasi Maksimal 8 Persen
Screenshot 2026-06-18 142035
Tak Tinggal Diam, Wali Kota Letnan Dalimunthe Sambangi Warga dan Janjikan Pemulihan Irigasi 7 Desa.
724672975_18458308258114334_1486581763351403374_n
Staf Khusus Kemenag RI Gugun Gumilar Kunjungi DPD Gerindra Sumut, Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat Beragama
Luar biasa bakat, kreativitas, dan dedikasi anak-anak dalam menampilkan pentas seni di Yayasan P
Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap Apresiasi Pentas Seni Yayasan Al-Hikmah, Dorong Generasi Kreatif dan Berprestasi
WhatsApp Image 2026-06-18 at 10.57
Bupati Gus Irawan Ajak Semua Pihak Perkuat Kolaborasi Jaga Lingkungan pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
Screenshot 2026-06-18 105234
Bupati Karo Sambut Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara di Desa Temburun
Screenshot 2026-06-18 104629
Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Buka Rapat Persiapan Monitoring Desa/Kelurahan Binaan Tahun 2026
IMG-20260617-WA1037
Terkait TKD Tambahan, DPRD Sidimpuan Ingatkan Pemerintah Kota
Polling