Bupati Gus Irawan Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba dan Bangun Masa Depan Melalui Pendidikan serta Kemandirian Ekonomi

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Sipirok Kamis 18 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tapanuli Selatan dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tapanuli Selatan menggelar sosialisasi bertema “Jauhi Narkoba Jadilah Insan yang Berakhlakul Karimah Raih Masa Depan yang Gemilang” di Aula MAN Insan Cendekia (IC) Tapanuli Selatan, Sipirok, Kamis (18/06/2026).

Kegiatan ini dihadiri Ketua BAZNAS Tapanuli Selatan Jon Sujani Pasaribu, para pengurus MUI, guru, serta ratusan siswa MAN IC Tapanuli Selatan.

Dalam sambutan dan arahannya, Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu menegaskan pentingnya menjauhi narkoba sebagai upaya menyelamatkan generasi muda dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan.
Menurutnya, saat ini peredaran narkoba tidak lagi hanya menyasar kalangan tertentu, tetapi telah menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba yang semakin beragam menuntut kewaspadaan seluruh elemen masyarakat, khususnya para pelajar.

“Jangan pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun. Masa depan kalian masih panjang. Raihlah cita-cita melalui pendidikan, prestasi dan akhlak yang baik. Kalian adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan Tapanuli Selatan,” ujar Gus Irawan.

Bupati juga menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan saat ini tidak hanya fokus memerangi narkoba, tetapi juga berupaya menekan angka kemiskinan yang menjadi salah satu faktor pemicu berbagai persoalan sosial.

Ia menjelaskan bahwa pascabencana hidrometeorologi yang melanda Tapanuli Selatan, pemerintah terus melakukan program rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk pemulihan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.
Salah satu program unggulan yang sedang dijalankan adalah fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 0 persen bagi masyarakat terdampak bencana. Program tersebut bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian Tapanuli Selatan.

“Kami sedang membangun ekosistem pertanian yang terintegrasi. Modal kami siapkan, keterampilan kami tingkatkan, pasar juga kami siapkan. Tidak boleh lagi ada alasan tidak berusaha karena tidak memiliki modal. Saat ini tersedia pembiayaan dengan bunga 0 persen untuk membantu masyarakat bangkit,” jelasnya.

Selain itu, Gus Irawan juga mengingatkan masyarakat agar terhindar dari praktik rentenir dan pinjaman ilegal yang dapat menjerat ekonomi keluarga. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bersama OJK dan perbankan terus melakukan edukasi keuangan agar masyarakat lebih bijak dalam mengelola keuangan dan memilih lembaga pembiayaan yang legal.

Sementara itu, Kepala MAN IC Tapanuli Selatan Abdul Hakim Siregar menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terhadap dunia pendidikan, khususnya MAN IC Tapanuli Selatan.

Menurutnya, kehadiran Bupati Tapanuli Selatan beserta para narasumber memberikan motivasi dan wawasan yang sangat berharga bagi para siswa agar mampu menjaga diri dari pengaruh negatif narkoba dan terus berprestasi.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi bekal bagi siswa untuk membangun karakter yang kuat, berakhlakul karimah, serta memiliki cita-cita besar demi masa depan yang lebih baik,” katanya.

Ketua MUI Kabupaten Tapanuli Selatan Ali Sati Rangkuti dalam sambutannya menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi bangsa karena dapat merusak akal, kesehatan, dan masa depan seseorang. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat harus bersinergi dalam memberikan pendidikan, pembinaan moral, dan pengawasan kepada generasi muda.

Pada kesempatan yang sama, Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara Triyoga Laksito turut memberikan edukasi mengenai literasi keuangan serta bahaya pinjaman online ilegal yang dapat merugikan masyarakat. OJK juga mengajak para pelajar untuk memahami pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini dan menghindari berbagai bentuk kejahatan finansial.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para pelajar semakin memahami bahaya narkoba, menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika, memiliki karakter yang kuat dan berakhlakul karimah, serta mampu meraih masa depan yang gemilang demi kemajuan Tapanuli Selatan dan Indonesia.Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

WhatsApp Image 2026-10-22 at 18.00
Deli Serdang Raih Penghargaan TPAKD Terbaik 2026 Wilayah Sumatera
Screenshot 2026-10-22 195602
Wabup Madina Saksikan Pemusnahan Barang Bukti oleh Kejari
Screenshot 2026-10-22 194414
Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Wabup Batu Bara Syafrizal Ajak Santri Perkuat Negeri Menuju Indonesia Emas
WhatsApp Image 2026-10-22 at 13.55
HSN 2026 di Deli Serdang, Santri Didorong Kuasai Ilmu dan Teknologi
Screenshot 2026-10-22 090402
Bupati Baharuddin Siagian Buka Konferensi Kerja PWI Batu Bara 2026, Dorong Jurnalis Profesional dan Berintegritas
IMG-20261021-WA0043
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso Tekankan Tiga Ranah Pendidikan di Forum Literasi Digital BNPT-FKPT Sumut
Screenshot 2026-10-21 110313
Sosialisasi Lanjutan Penataan PKL, Wali Kota Padangsidimpuan Tekankan Pendekatan Humanis dan Integritas Petugas
WhatsApp-Image-2026-10-21-at-09.20
Pemko Medan Raih Dua Penghargaan di KI Sumut Award 2026
Screenshot 2026-10-21 103314
Wali Kota Padangsidimpuan Tebar 2.000 Bibit Ikan Nila di Lubuk Larangan Aek Sipogas, Dorong Manfaat Ekonomi dan Kelestarian Lingkungan
857740574_1129492143346647_6963338442027507703_n
Pemkab Madina Terima Penghargaan Kabupaten Informatif dalam KI Sumut Award 2026
Polling