Komisi XIII Soroti Pengawasan Investasi & Keimigrasian Morowali

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Morowali,Kamis 23 April 2026 — Wakil Ketua Komisi XIII DPR, Sugiat Santoso, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap investasi dan aktivitas keimigrasian di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah. Hal tersebut disampaikannya dalam kunjungan kerja reses Komisi XIII DPR ke daerah tersebut pada Rabu (22/4/2026).

Dalam kunjungan itu, Komisi XIII melakukan rapat bersama sejumlah mitra kerja, mulai dari Kantor Wilayah Hukum, HAM, Pemasyarakatan, hingga Imigrasi. Fokus utama pembahasan adalah memastikan pengelolaan investasi besar di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sugiat menyebut, keberadaan IMIP sebagai bagian dari program strategis nasional harus mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekitar. Namun, ia juga mengingatkan agar aktivitas industri tersebut tidak memicu konflik sosial di tengah masyarakat.

“Kita berharap kehadiran IMIP ini memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, sekaligus tidak menimbulkan konflik. Karena itu, diperlukan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga,” ujarnya.

Ia menambahkan, Komisi XIII mendorong sinergi antara Kementerian Hukum, Kementerian HAM, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Kementerian Imigrasi, serta Kementerian Pemasyarakatan untuk mengawal investasi agar tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu.

Selain itu, Sugiat juga menyoroti isu pengawasan keimigrasian, terutama terkait keluar-masuknya warga negara asing di kawasan industri tersebut. Ia meminta jajaran imigrasi di Sulawesi Tengah, khususnya di Morowali, memperketat pengawasan guna mencegah potensi pelanggaran.

Komisi XIII juga menanggapi isu yang sempat berkembang terkait dugaan keberadaan bandara ilegal di kawasan IMIP. Sugiat menegaskan bahwa fasilitas tersebut harus diawasi secara ketat agar tidak menjadi pintu masuk bebas bagi warga negara asing tanpa pengawasan resmi.

“Jangan sampai fasilitas di kawasan industri justru menjadi celah masuknya warga negara asing tanpa kontrol,” tegasnya.

Berdasarkan data yang diterima Komisi XIII, jumlah pengurusan administrasi keimigrasian di Morowali cukup tinggi. Sepanjang 2025, tercatat sekitar 80 ribu lebih layanan keimigrasian telah diproses. Angka tersebut dinilai perlu ditelusuri lebih lanjut untuk memastikan seluruh keberadaan tenaga kerja asing telah terdata dengan baik.

Sugiat menegaskan, kunjungan kerja ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR guna memastikan investasi besar di Morowali benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku. Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

Screenshot 2026-06-09 095102
Wali Kota Padangsidimpuan Dorong Solusi Terpadu bagi Masyarakat Sibulu Tolang, Pendidikan dan Akses Jalan Menjadi Prioritas
WhatsApp Image 2026-06-08 at 18.16
Bupati Deli Serdang Ikuti Raker dan RDP Komisi II DPR RI Bahas Penataan PPPK dan Honorer
Screenshot 2026-06-09 101443
Bupati Maya Hasmita: Kolaborasi dengan Mitra Dunia Dorong Pembangunan Berkelanjutan di Labuhanbatu
Screenshot 2026-06-09 100909
Perkuat Sinergi Dengan Adhyaksa, Bupati Karo Sambangi Kejati Sumut
Screenshot 2026-06-09 095549
Bupati Baharuddin Siagian Sambut Langsung Kepulangan 187 Jemaah Haji Batu Bara, Doakan Raih Haji Mabrur
Screenshot 2026-06-09 094439
Wali Kota Optimistis KONI Padangsidimpuan Maju di Bawah Kepemimpinan Hasanuddin Sipahutar
Screenshot 2026-06-09 094017
Wali Kota Letnan Dalimunthe Hadiri Muscab Hanura, Dorong Sinergi untuk Kemajuan Daerah.
Screenshot 2026-06-09 093653
Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Pelantikan Pengurus PDGI dan Seminar Kedokteran Gigi Tahun 2026
IMG-20260607-WA0000
Hadiri Wisuda STAI Bahriatul Ulum, Wakil Bupati Tapteng Ajak Lulusan Jadi Agen Perubahan yang Bermanfaat Bagi Sesama
IMG-20260607-WA0140
Lembaga APKIRA Siapkan Model Koperasi Unggul di Sumut Menuju Indonesia Emas 2045
Polling