Gerindrasumut.id | Medan Sabtu 25 Juli 2026 – Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur daerah. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memimpin Rapat Koordinasi Lanjutan Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk proyek Alat Penerangan Jalan (APJ) Kabupaten Batu Bara bersama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) di Hotel Adi Mulia, Medan
Rapat tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan percepatan realisasi proyek pemasangan sekitar 6.000 titik Alat Penerangan Jalan (APJ) yang direncanakan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Batu Bara melalui skema KPBU.
Dalam pertemuan itu, Bupati Baharuddin didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta Plt. Kepala Bappelitbangda. Sementara dari PT PII hadir Direktur Keuangan Donny Hamdani, Pimpinan Divisi Inisiasi Bisnis Hermawan, Project Leader Ginda A. Lubis, dan Project Manager Subhan Maulana.
Pembahasan rapat difokuskan pada langkah-langkah strategis guna mempercepat implementasi proyek agar manfaat penerangan jalan dapat segera dirasakan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan mitra badan usaha.
PT PII memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara, khususnya kepada Bupati Baharuddin Siagian, atas komitmen dan dukungan penuh dalam mendorong percepatan pelaksanaan proyek strategis tersebut. Menurut PT PII, kolaborasi yang terbangun menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Bupati Baharuddin Siagian menegaskan bahwa pembangunan Alat Penerangan Jalan merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Menurutnya, keberadaan penerangan jalan yang memadai tidak hanya meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga mampu mendorong mobilitas masyarakat serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
“Penerangan jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Dengan infrastruktur yang lebih baik, aktivitas warga akan semakin aman, nyaman, dan produktif, sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor,” tegas Baharuddin.
Melalui skema KPBU, pemasangan sekitar 6.000 titik APJ akan diprioritaskan pada ruas jalan yang masih minim penerangan, kawasan rawan tindak kriminalitas, pusat-pusat aktivitas masyarakat, hingga kawasan wisata yang memiliki potensi ekonomi.
Program ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Batu Bara. Dengan dukungan PT PII dan sinergi seluruh perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Batu Bara optimistis proyek APJ dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah yang lebih maju, aman, dan berdaya saing.Red
