Kolaborasi Pemkab & BNN Deli Serdang Jalankan Program Pencegahan Narkoba

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Lubuk Pakam – Rabu 11 Maret 2026 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang membuka ruang koordinasi bagi Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk berkolaborasi dengan perangkat daerah, camat, hingga pemerintah desa dalam menjalankan program-program pencegahan narkoba di masyarakat.

Ungkapan tersebut disampakan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan saat menerima kunjungan Kepala BNN Deli Serdang, Kombes Pol Dr Josua Tampubolon SH MH di Kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (11/3/2026).

“Kita siap bekerja sama dan mengawal berbagai program yang bertujuan melindungi masyarakat dari bahaya narkoba. Pemerintah daerah akan mendukung upaya sosialisasi dan penguatan program di desa maupun sekolah,” tegas Bupati.

Bupati berharap, sinergi antara Pemkab Deli Serdang dan BNN bisa semakin diperkuat dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika di wilayah Deli Serdang.

Sebelumnya, Kombes Pol Dr Josua Tampubolon SH MH menyampaikan, kondisi peredaran narkotika secara nasional yang saat ini cukup memprihatinkan.

Berdasarkan data BNN, Provinsi Sumatera Utara menempati peringkat pertama dalam tingkat prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

Jalur masuk narkotika terbesar ke Indonesia masih didominasi jalur laut dari kawasan Asia Tenggara, seperti Malaysia, Brunei, dan Thailand. Oleh karena itu, diperlukan sinergi kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta masyarakat dalam melakukan pencegahan.

“Permasalahan narkoba ini sudah sangat meresahkan. Untuk itu diperlukan kolaborasi semua pihak, termasuk pemerintah daerah hingga tingkat desa,” jelasnya.

Diterangkan lagi, peta kerawanan peredaran narkoba di Kabupaten Deli Serdang dibagi dalam tiga kategori, yakni zona merah, kuning, dan hijau dari total 22 kecamatan. Ada sejumlah wilayah yang masuk kategori rawan di antaranya Kecamatan Percut Sei Tuan, Sunggal, Pancur Batu, Tanjung Morawa, dan lainnya.

Sebagai langkah pencegahan, BNN Kabupaten Deli Serdang mendorong pembentukan Desa Bersinar (Bersih Narkoba) serta peningkatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya pelajar.

Selain itu, saat ini tengah berkembang tren baru penyalahgunaan narkotika yang mulai dikemas dalam bentuk vape melalui zat psikoaktif baru atau New Psychoactive Substances (NPS) yang mulai menyasar kalangan remaja.

“Kita harus memberikan edukasi kepada pelajar terkait bahaya narkoba, termasuk tren baru yang dikemas melalui vape. Generasi muda harus kita lindungi karena merekalah yang akan menjadi generasi Indonesia Emas 2045,” jelasnya.Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

1001262438-1792844926006
Dahnil Ginting Anggota DPRD Kabupaten DeliSerdang Merujuk Puluhan Santri Korban Keracunan Ke RS Haji Medan
Screenshot_20261025_093000_Facebook
Konsolidasi PAN di Batu Bara, Bupati Baharuddin Siagian Soroti Potensi Pertanian dan UMKM
Mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Asosiasi Wakil Kepala Daerah (ASWAKADA) Indonesia Wilayah S
Sugiat Santoso Tampung Aspirasi Daerah dalam Rakor ASWAKADA Sumatera Utara
WhatsApp Image 2026-10-24 at 16.51
Sugiat Santoso Apresiasi Prestasi Dinda Anwar, Influencer Asal Medan Raih Juara 1 Best Influencer Asia 2026 di Malaysia
Screenshot 2026-10-24 163256
Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Dorong UMKM Lebih Berdaya Saing
WhatsApp-Image-2026-10-24-at-03.14
Bobby Nasution Siapkan Gedung Heritage untuk Kreativitas Pelajar Sumut
WhatsApp-Image-2026-10-24-at-14.17
Alasan Prabowo Ingin Guyur Rp400 T ke Petani dan Nelayan Tahun Depan
WhatsApp-Image-2026-10-24-at-14.17
Perkuat Layanan Kesehatan di Nias Barat, Bupati Eliyunus Audiensi Langsung dengan Wamenkes RI
WhatsApp Image 2026-10-23 at 17.50
Zakiyuddin Harahap Ajak Semua Elemen Bersinergi Wujudkan Medan Bebas Narkoba
Screenshot 2026-10-24 161927
Bupati Karo Hadiri Konferensi Pers Pengungkapan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Selat Malaka
Polling