Bupati Gratiskan Peminjaman Alsintan, Petani Deli Serdang Bisa Hemat Rp1 Juta

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Tanjungmorawa Rabu 4 November 2026 – Petani di Kabupaten Deli Serdang berpeluang menghemat biaya pengolahan lahan hingga Rp1 juta per hektare dalam dua musim tanam. Penghematan ini dapat diperoleh melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) milik pemerintah daerah yang digunakan dengan biaya lebih ringan.

Dalam dialog bersama petani usai melihat pengolahan lahan dan penanaman padi di Desa Wonosari, Selasa (3/11/2026), Bupati Asri Ludin Tambunan menjelaskan bahwa pemanfaatan alsintan milik UPT dapat membantu petani mengurangi biaya pengolahan lahan. Berdasarkan pengakuan petani, biaya sewa satu alat bisa mencapai Rp35 ribu per rantai termasuk biaya bahan bakar sekitar Rp10 ribu dan operator Rp5 ribu. Sementara dengan menggunakan alsintan UPT, petani cukup menanggung biaya bahan bakar dan operator. Dengan demikian, terdapat penghematan sekitar Rp20 ribu untuk setiap rantai lahan yang diolah.

“Kalau petani mengelola lima rantai, berarti ada Rp100 ribu yang bisa dihemat dalam satu musim tanam. Kalau tadi punya 10 rantai Rp200 ribu dong, kalau per hektare bisa Rp500 ribu dan masih satu kali tanam. Uang itu bisa disimpan untuk membeli pupuk, insektisida, atau memenuhi kebutuhan keluarga lainnya,” jelasnya.

Saat ini, alsintan dari Dinas Pertanian yang sebelumnya telah diserahkan kepada UPT Wilayah V Tanjung Morawa terdiri dari satu unit traktor roda empat, dua unit traktor roda dua, dan dua unit cultivator. Menurutnya, peningkatan keuntungan petani tidak boleh hanya bergantung pada tinggi rendahnya harga jual hasil panen. Pemerintah daerah juga harus hadir membantu mengurangi biaya yang dikeluarkan petani sejak proses pengolahan lahan.

Karena itu, ia meminta agar pemanfaatan alsintan disertai pencatatan biaya dan hasil penghematan secara terperinci untuk mengetahui seberapa besar manfaat ekonomi yang benar-benar dirasakan petani dari fasilitas yang disediakan.

“Kami ingin mengetahui berapa besar penghematan dan pertambahan pendapatan petani dari bantuan alat yang ditempatkan di 11 UPT. Tugas pemerintah adalah bagaimana biaya yang dikeluarkan petani semakin hari semakin berkurang, sehingga keuntungan mereka semakin bertambah,” tegasnya.

Bupati menegaskan, Pemkab Deli Serdang bersedia terus melengkapi kebutuhan alsintan secara bertahap agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan merata oleh petani. Penambahan sarana pertanian akan diarahkan untuk mengurangi keterbatasan alat di lapangan, sehingga petani semakin mudah mengakses fasilitas pengolahan lahan tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Ia juga meminta agar kebutuhan dan kendala yang dihadapi petani disampaikan secara terperinci, sehingga pemerintah daerah dapat memetakan kebutuhan alsintan dan menentukan dukungan yang diperlukan.

“Kita ingin petani semakin mudah mendapatkan akses terhadap alat pertanian. Kalau masih ada kekurangan, sampaikan apa yang dibutuhkan. Pemerintah akan berupaya melengkapi secara bertahap agar semakin banyak petani yang terbantu dan manfaatnya bisa dirasakan secara merata,” tegasnya.

Bupati juga mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan agar lebih produktif. Pemkab Deli Serdang siap membantu penyediaan bibit tanaman yang mudah dibudidayakan, seperti bayam dan tanaman hortikultura lainnya. Pengembangan kelapa pandan wangi juga menjadi salah satu alternatif karena memiliki nilai jual.

Hasil produksi masyarakat nantinya diharapkan dapat diserap melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sehingga petani memiliki akses pemasaran yang lebih jelas.

“Kita ingin setiap jengkal tanah bisa menghasilkan. Kalau masyarakat mau menanam, silakan ajukan bibit kepada pemerintah. Hasilnya nanti bisa kita dorong untuk dibeli melalui BUMDes. Kita ingin pertanian menjadi usaha yang benar-benar bisa menghidupi keluarga, bukan sekadar pekerjaan sampingan,” ujarnya.

Dalam dialog tersebut, perwakilan Brigade Pangan Sejahtera, Sunario, menyampaikan bahwa kelompoknya telah terpilih sebagai salah satu Brigade Pangan Model yang mewakili Sumatera Utara. Ia juga menyampaikan kebutuhan tambahan alsintan berupa rotavator untuk mengoptimalkan pengolahan lahan yang lebih dalam.

Sunario berharap dukungan pemerintah daerah terus berlanjut agar kelengkapan sarana pertanian dapat ditingkatkan sehingga Brigade Pangan mampu menjalankan perannya sebagai percontohan bagi brigade pangan lainnya.

Sebelum berdialog dengan petani, Bupati bersama Dinas Pertanian turut menyalurkan bantuan alsintan secara langsung kepada tiga Brigade Pangan berupa traktor roda empat.

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

6a8d65ce2dd4b-wakil-ketua-komisi-xiii-dpr-sugiat-santoso_1265_711
Presiden Disadap, Gerindra Puji Ketegasan Kapolri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu
WhatsApp-Image-2026-08-16-at-18.19
Sugiono: Kedepankan Penegakan Hukum, Jaga Soliditas Institusi, dan Perkuat Komitmen Pembangunan Nasional
Screenshot 2026-11-04 163628
Bersama Kajati Sumut Muhibuddin, Bupati Baharuddin Siagian Dorong Pemerintahan Batu Bara Bebas Korupsi
Screenshot 2026-11-04 163400
BUPATI KARO AUDIENSI DENGAN KAPOLDA SUMATERA UTARA, PERKUAT SINERGI JAGA STABILITAS KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT
Screenshot 2026-11-04 163127
Kejutan Sederhana, Hangatkan Kebersamaan Forkopimda Karo
Screenshot 2026-11-04 162758
Wali Kota Paparkan Revisi RTRW 2026–2046, Siapkan Arah Pembangunan Padangsidimpuan 20 Tahun ke Depan
WhatsApp Image 2026-11-04 at 10.29
Bupati Gratiskan Peminjaman Alsintan, Petani Deli Serdang Bisa Hemat Rp1 Juta
Screenshot 2026-11-04 161921
Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Tinjau Jalan Titi Papan, Kemacetan Akibat Penyempitan Jalan Jadi Perhatian
Screenshot 2026-11-03 151711
Pererat Silaturahmi, Wabup Batu Bara Syafrizal Sambut DPD LSM Pedang Keadilan
Screenshot 2026-11-03 121922
Reses Tahap III 2026, Muhammad Dahnil Ginting Serap Aspirasi Warga Dusun XIV Desa Sampali
Polling