Gerindrasumut.id | Madina – Kamis 5 Maret 2026, Kabar gembira bagi masyarakat Mandailing Natal (Madina) dan sekitarnya. RSUD Panyabungan melakukan lompatan besar dalam layanan kesehatan dengan menghadirkan fasilitas medis mutakhir.
Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, meninjau langsung kesiapan instalasi perangkat CT Scan 64 slice dan ruang Catheterization Laboratory (Cath Lab) di RSUD Panyabungan, Desa Parbangunan, Panyabungan.
Salah satu terobosan yang paling dinanti adalah kehadiran Cath Lab. Fasilitas ini dirancang khusus untuk menangani pasien dengan penyumbatan pembuluh darah melalui prosedur pemasangan ring jantung.“Layanan ini akan menjadi solusi bagi masyarakat di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan penanganan jantung,” ujar Atika.
Layanan vital ini direncanakan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2026. Saat ini, progresnya telah memasuki tahap serah terima, pengurusan izin, serta pelatihan ulang bagi tenaga medis agar siap memberikan pelayanan terbaik.Peningkatan Akurasi DiagnosisTak hanya Cath Lab, RSUD Panyabungan juga melakukan upgrade besar pada alat pemindaian mereka.
Dari semula hanya memiliki CT Scan 16 slice, kini rumah sakit telah menginstalasi CT Scan 64 slice.Adapun kelebihan CT Scan 64 slice adalah menghasilkan gambaran organ tubuh yang jauh lebih detail, memudahkan dokter mendiagnosis penyakit secara tepat dan cepat, serta roses pemindaian yang lebih efisien bagi pasien.
Meskipun sedang dalam masa pengembangan, Wabup Atika memohon doa dan dukungan masyarakat agar proses peningkatan fasilitas ini berjalan lancar. Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika saat ini pelayanan belum sepenuhnya maksimal akibat tingginya volume pasien dan masa transisi pembangunan.
Peningkatan fasilitas ini menjadi bukti nyata bahwa RSUD Panyabungan terus berbenah demi menjamin kualitas kesehatan masyarakat Madina tetap menjadi prioritas utama,” ungkapnyaMenjawab tantangan teknologi baru tersebut, Direktur RSUD Panyabungan, dr. Rusli Pulungan, memastikan bahwa pihaknya tidak hanya menyiapkan alat, tetapi juga sumber daya manusia yang mumpuni.
Tenaga medis yang kami kirim untuk menempuh pendidikan khusus telah kembali dan siap bertugas mengoperasikan fasilitas baru itu,” tegas dr. Rusli.Red
