Dahnil Ginting Nilai Penetapan Status Bencana Nasional Perlu Pertimbangan Khusus, Soroti Isu Illegal Logging dan Tambang Batang Toru

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Deli Serdang — Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang dari Fraksi Gerindra, Muhammad Dahnil Ginting, menanggapi dinamika terkait bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Padang. Ia menilai keputusan Presiden Prabowo Subianto yang belum menetapkan bencana tersebut sebagai status bencana nasional didasari pertimbangan yang matang.

Menurut Dahnil Ginting, setiap kebijakan nasional harus mempertimbangkan faktor-faktor mendasar, termasuk penyebab bencana itu sendiri. Khusus untuk Sumatera Utara, ia menyoroti adanya aktivitas illegal logging atau penebangan hutan secara liar, serta keberadaan tambang emas di kawasan Batang Toru yang belakangan menjadi sorotan publik.

“Tentu ada alasan kuat mengapa Presiden belum menetapkan bencana ini sebagai bencana nasional. Di Sumatera Utara saja masih ada persoalan illegal logging dan aktivitas tambang yang bisa menjadi perhatian pihak asing apabila status bencana nasional ditetapkan,” ujar Dahnil Ginting dalam keterangannya di lapangan.

Ia menjelaskan bahwa penetapan bencana berskala nasional akan membuka ruang perhatian internasional yang lebih besar. Dalam kondisi di mana beberapa kegiatan eksploitasi alam masih menuai kritik, pemerintah diperkirakan perlu berhitung lebih jauh agar tidak menimbulkan dampak politik dan ekonomi yang tidak diinginkan.

Dahnil juga menekankan bahwa langkah pemerintah pusat saat ini sudah cukup responsif dalam penanganan bencana tanpa harus menetapkannya sebagai bencana nasional. Menurutnya, yang terpenting adalah memastikan penanganan cepat, distribusi bantuan merata, serta koordinasi antarinstansi berjalan efektif.

“Yang harus kita tekankan adalah bagaimana pemerintah dan pemerintah daerah bergerak cepat. Status boleh belum nasional, tapi tanggapan pemerintah harus tetap maksimal,” tambahnya.

Dirinya berharap ke depan masalah kerusakan lingkungan di Sumatera dapat diselesaikan agar bencana serupa tidak terus berulang. Ia juga mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk menjaga kelestarian alam sebagai investasi masa depan.

Dengan analisa tersebut, Dahnil Ginting menegaskan bahwa keputusan presiden bukan semata-mata penundaan, tetapi hasil dari pertimbangan strategis yang melihat kondisi lapangan secara utuh.

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

FB_IMG_1773152380297
Fraksi Gerindra DPRD Sumut Bagikan 1.000 Paket Takjil dan 150 Sembako di Hari ke-20 Ramadhan 1447 H
Hari ini Kunjungan Kerja Reses Tahap I Tahun 2026,di Desa Sampali Kec.Percut seituan
Reses I 2026, Anggota DPRD Deli Serdang Fraksi Gerindra Muhammad Dahnil Ginting Serap Aspirasi Warga Desa Sampali
Screenshot 2026-03-10 155121
Bupati Batu Bara Hadiri Launching Jembatan Garuda, Presiden Prabowo Resmikan 218 Jembatan di Seluruh Indonesia
Screenshot 2026-03-10 154822
Pemko Padangsidimpuan Percepat Penyediaan Lahan Hunian Tetap bagi Korban Bencana
648850013_1250044907218278_7360095743603910932_n
Bupati Saipullah dan Wakil Bupati Atika Pastikan Stok Bapok dan BBM Aman di Madina Jelang Idulfitri 1447 H
IMG_9518
Presiden Prabowo: Jembatan untuk Rakyat, Harapan bagi Anak-Anak Indonesia
IMG_9520
Dari Sungai ke Harapan: Kisah Yamisa, Jembatan Baru, dan Impian Makan Bergizi Gratis
Menjelang sepuluh Ramadan terakhir, kemarin saya melaksanakan Safari Ramadan di Jalan Karya Gan
Safari Ramadan di Medan Barat, Wakil Wali Kota Zakyuddin Harahap Ajak Generasi Muda Dekat dengan Masjid
Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kebersamaan, DPD Partai Gerindra Sumatera Utara mene
Silaturahmi dengan Gerindra Sumut, Relawan RAMPAS 08 Siap Dukung Program Pemerintah dan Asta Cita Presiden Prabowo
IMG-20260310-WA0005-1536x926
Bupati Tapsel Ikuti Launching Pembangunan 200 Jembatan Garuda oleh Presiden Prabowo
Polling