Dari Sungai ke Harapan: Kisah Yamisa, Jembatan Baru, dan Impian Makan Bergizi Gratis

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Jakarta – Selasa 10 Maret 2026, layar besar di Hambalang menampilkan wajah-wajah yang pernah viral di media sosial—anak-anak sekolah dari Nias Selatan yang dahulu harus menyeberangi sungai demi pergi ke sekolah. Kini mereka berdiri di hadapan Presiden Prabowo Subianto, bukan lagi sebagai kisah kesulitan, tetapi sebagai simbol harapan.

Di antara mereka ada Yamisa Zebua, siswa kelas 12 berusia 17 tahun. Dialah salah satu anak yang dulu berani menyampaikan keluhan langsung kepada Presiden melalui video yang kemudian tersebar luas. Kini, setelah jembatan yang mereka impikan berdiri, Yamisa menyampaikan terima kasih.

“Terima kasih atas semua bantuan yang telah Bapak berikan kepada kami,” kata Yamisa dengan suara tenang namun penuh keyakinan.

Saat video viralnya diputar, Presiden pun mengenali wajahnya. “Yamisa, itu kamu. Kamu itu ya? Berani sekali kau teriak-teriak ke Presiden,” ujar Presiden sambil tersenyum. “Tapi justru karena kau teriak-teriak, aku langsung dengar.”

Namun bagi Yamisa, jembatan bukan satu-satunya yang ingin ia sampaikan. Di balik rasa terima kasih itu, ia membawa pesan lain, tentang harapan anak-anak desa terhadap program Program Makan Bergizi Gratis.

“Izin Pak, tentang MBG. MBG-nya masih belum sampai di sekolah kami,” ujar Yamisa dengan jujur.

Presiden tampak terkejut. “Belum sampai?” tanyanya.

“Iya, Pak. Orang tua kami tidak mampu,” jawab Yamisa.

Pernyataan sederhana itu menggambarkan realitas yang masih dihadapi banyak anak di daerah terpencil: akses pendidikan mulai membaik, tetapi kebutuhan dasar seperti gizi masih menjadi tantangan. Presiden pun merespons langsung. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan memperjuangkan agar program tersebut segera menjangkau sekolah Yamisa dan teman-temannya.

“Saya perjuangkan supaya segera MBG sampai ke sana,” kata Presiden.

Bagi Yamisa, program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar kebijakan pemerintah. Itu adalah kebutuhan nyata yang ia dan teman-temannya rasakan setiap hari.

Ketika Presiden menyebut bahwa ada pihak yang menganggap program tersebut tidak perlu, Yamisa menjawab tanpa ragu. “Itu bohong, Pak,” katanya tegas.

Jawaban spontan itu membuat suasana pertemuan menjadi hangat. Bagi Presiden, keberanian Yamisa bukan sekadar keberanian seorang siswa berbicara kepada kepala negara. Ia melihatnya sebagai tanda kepemimpinan yang tumbuh dari pengalaman hidup.

Di balik percakapan singkat itu tersimpan gambaran besar tentang Indonesia: anak-anak desa yang dulu harus menyeberangi sungai kini memiliki jembatan, dan kini mereka berharap juga memiliki akses gizi yang layak melalui Program Makan Bergizi Gratis.

Sebelum percakapan berakhir, Yamisa masih sempat menyampaikan harapan lain—tentang jalan desa yang rusak dan sekolah yang perlu diperbaiki. Presiden mendengarkan semuanya dengan saksama. Namun pesan terakhir Presiden kepada Yamisa tetap sederhana, tetapi penuh makna: “Belajar yang benar, ya.”

Di tempat seperti Nias Selatan, sebuah jembatan bukan sekadar konstruksi baja dan beton. Ia adalah jalan menuju sekolah, jalan menuju mimpi, dan jalan menuju masa depan.Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

IMG-20260413-WA0190
Lom Lom Suwondo Sampaikan LKPJ Bupati 2025 di Rapat Paripurna
IMG-20260413-WA0125
Petani Suplai Langsung ke Dapur, Bupati Tinjau Distribusi MBG di SDN 106144 Sei Mencirim
fraksi_gerindra_dprd_sumut_sikap_tegas_gubernur_bobby_nasution_bukti_keseriusan_berantas_narkoba_2026-04-13_15-04-08_4003
Fraksi Gerindra DPRD Sumut: Sikap Tegas Gubernur Bobby Nasution Bukti Keseriusan Berantas Narkoba
Screenshot_20260413_143501_Instagram
Komisi XIII DPR RI Puji Pembangunan Hukum di Kalsel, Sebut Layak Jadi Pilot Project Nasional
Screenshot_20260413_140257_Facebook
Bupati Batu Bara Hadiri Muscab PKB 2026–2031, Dorong Solidaritas Kader dan Sinergi Pembangunan Daerah
IMG-20260412-WA0132
PPTSB Perkuat Sinergi Dukung Pembangunan Deli Serdang
IMG-20260411-WA0813
Kisah Haru Nenek Megawati, Hidup Sendiri di Rumah Memprihatinkan Dapat Bantuan KOJIRA
Screenshot 2026-04-12 113714
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Fadly Abdina Terima Audiensi FKUB, Perkuat Kerukunan Umat Beragama
Screenshot 2026-04-12 113226
Rapat Koordinasi Pembebasan Lahan HGU PTPN IV Regional I, Dorong Percepatan Pembangunan 1.133 Huntap di Padangsidimpuan
Screenshot 2026-04-12 112832
Bupati Batu Bara Tinjau Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Talawi, Dorong Peningkatan Kesejahteraan Nelayan
Polling