Gerindrasumut.id | Labuhanbatu,Senin 8 Juni 2026 – Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita, menyampaikan apresiasi atas kehadiran sejumlah mitra internasional yang selama ini berkontribusi dalam mendukung pengembangan sektor perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di Kabupaten Labuhanbatu.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung implementasi program yang mengintegrasikan investasi hijau dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan yang menjadi fokus Program BIPOSC (Biodiverse and Inclusive Palm Oil Supply Chain).
Dalam kesempatan itu, Bupati Maya Hasmita menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terus berkomitmen mendorong pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan, termasuk melalui penguatan sektor perkebunan kelapa sawit yang ramah lingkungan dan inklusif.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran serta dukungan para mitra internasional yang telah berkontribusi dalam pengembangan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di Kabupaten Labuhanbatu. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang memperhatikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan,” ujar Maya Hasmita.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan di Kabupaten Labuhanbatu tidak terlepas dari kolaborasi dan sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dengan berbagai pemangku kepentingan, baik dari dalam maupun luar negeri.
Bupati Maya menegaskan bahwa kolaborasi tersebut menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani kelapa sawit.
“Memperhatikan berbagai aspek keberhasilan pembangunan di Kabupaten Labuhanbatu, hal yang senantiasa menjadi prioritas kami adalah membangun kolaborasi dan sinergi dengan berbagai stakeholder terkait. Teristimewa saat ini bersama SNV dalam pelaksanaan BIPOSC Project yang mendapat dukungan dari berbagai lembaga donor dunia usaha,” katanya.
Program BIPOSC sendiri didukung oleh sejumlah perusahaan dan lembaga donor internasional, di antaranya Mars, Danone, Schneider Electric, Hermès, dan DSM-Firmenich. Program ini berfokus pada penguatan rantai pasok kelapa sawit yang berkelanjutan, inklusif, serta memperhatikan aspek keanekaragaman hayati dan perlindungan lingkungan.
Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu berharap pengembangan sektor perkebunan kelapa sawit dapat terus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.
Kunjungan mitra internasional ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola perkebunan yang berkelanjutan serta menjadikan Labuhanbatu sebagai salah satu daerah yang berhasil mengimplementasikan praktik perkebunan sawit berwawasan lingkungan di Indonesia.Red
