Gerindrasumut.id |Tapanuli Selatan – Minggu 8 Maret 2026, Bupati Gus Irawan Pasaribu mengungkapkan bahwa perekonomian di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan sempat tergerus akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi pada November 2025 lalu.
Hal tersebut disampaikan Gus Irawan saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan di Masjid Nurul Iman, Desa Tolang Jae, Kecamatan Sayurmatinggi, Sabtu (7/3/2026).
Di hadapan masyarakat yang hadir, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mendorong pemulihan ekonomi agar roda perekonomian kembali berputar, terutama setelah dampak bencana yang cukup besar terhadap sektor pertanian.
“Pertumbuhan ekonomi kita sempat tergerus akibat banjir dan longsor. Untuk itu, kami berupaya mendorong peningkatan perekonomian masyarakat,” ujar Gus Irawan.
Ia menjelaskan bahwa sektor pertanian menjadi penyumbang utama Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah. Oleh karena itu, perhatian pemerintah difokuskan pada upaya pemulihan sektor tersebut, terutama dengan mengkompensasi kehilangan produksi akibat gagal panen yang mencapai sekitar 3.000 hektare lahan.
“Penyumbang PDRB kita berasal dari sektor pertanian. Karena itu perhatian lebih difokuskan ke sektor ini, termasuk mengkompensasi kehilangan produksi dari sekitar 3.000 hektare lahan yang gagal panen,” jelasnya.
Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kepada 17 mustahik. Selain itu, ia juga menyerahkan bantuan ambal salat kepada Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Nurul Iman.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekretaris Daerah Sofyan Adil Siregar, Ketua TP PKK Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, Staf Ahli TP PKK Ny. Zakiah Jafar Syahbuddin Ritonga, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Ira Sofyan Adil Siregar, para pimpinan OPD, camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
Safari Ramadan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Tapanuli Selatan.Red
