Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Rakor Monitoring dan Asistensi Penggunaan Dana Transfer ke Daerah Tambahan di Kantor Gubernur Sumut

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Medan, Rabu 15 Juli 2026 – Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes., didampingi Kepala Inspektorat Sulaiman hLubis, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Ady Supriadi, S.E., M.M., serta Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Diapari Lubis, menghadiri Rapat Koordinasi Monitoring dan Asistensi Penggunaan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dan diikuti secara daring oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Ahmad Fatoni. Turut hadir Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Kastorius Sinaga, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, serta para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara.

Dalam arahannya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan bahwa tambahan Dana Transfer ke Daerah dari Pemerintah Pusat harus dimanfaatkan secara optimal untuk mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak bencana, baik melalui pembangunan infrastruktur, pelaksanaan program nonfisik, maupun penyaluran bantuan sosial.

Menurut Gubernur, tambahan anggaran tersebut merupakan amanah dari Presiden yang harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dana tersebut diprioritaskan untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak, mempercepat proses pemulihan, serta membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Gubernur juga menjelaskan bahwa Pemerintah Pusat mengalokasikan tambahan Dana Transfer ke Daerah sebesar Rp10,6 triliun kepada Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari jumlah tersebut, Provinsi Sumatera Utara menerima alokasi terbesar, yakni lebih dari Rp6 triliun.

Meski demikian, Bobby Nasution mengakui realisasi penggunaan dana tersebut di Sumatera Utara masih belum optimal. Hal itu disebabkan proses perencanaan dan pengadaan pembangunan fisik yang memerlukan waktu cukup panjang.Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

WhatsApp Image 2026-07-16 at 09.42
Sidak : Komisi XII DPR Temukan Dugaan Kecurangan 125 Sopir Tangki BBM di Sumut, Distribusi Segera Dipercepat
WhatsApp Image 2026-07-15 at 22.28
Dengarkan Aspirasi Warga, Bupati Siapkan Sejumlah Program Pembangunan untuk Namorambe
Screenshot 2026-07-16 092639
Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Penyaluran Zakat Baznas Semester I Tahun 2026, 521 Mustahiq Terima Bantuan
WhatsApp Image 2026-07-15 at 08.48
Peringati Harlah Ke-46, Pujakesuma Didorong Terus Berkontribusi bagi Persatuan dan Pembangunan Daerah
Screenshot 2026-07-16 091943
Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Rakor Monitoring dan Asistensi Penggunaan Dana Transfer ke Daerah Tambahan di Kantor Gubernur Sumut
WhatsApp Image 2026-07-14 at 18.25
Lom Lom Suwondo Ikuti Rakor Monitoring TKD Tambahan, Perkuat Sinergi Percepatan Pemulihan Pascabencana
Screenshot 2026-07-14 201503
Bupati Batu Bara Tinjau Program PM-AAS, Perkuat Transformasi Pertanian Modern dan Ketahanan Pangan
WhatsApp-Image-2026-07-13-at-14.46
Mengungkit Pertumbuhan Ekonomi Padangsidimpuan di Tengah Efisiensi Anggaran
WhatsApp-Image-2026-07-13-at-11.47
Mie Gacoan Serap 80 Pekerja dan Setor Pajak Rp40 Juta, Rusydi Ajak Jaga Iklim Investasi
eks-jampidsus-febrie-adriansyah-tersangka-gerindra-dorong-evaluasi-total-sistem-pengawas-internal-kejaksaan-fbp
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Gerindra Dorong Evaluasi Total Sistem Pengawas Internal Kejaksaan
Polling