Gerindrasumut.id | Padangsidempuan Senin 13 Juli 2026 – Masuknya jaringan kuliner berskala nasional ke Kota Padangsidimpuan tidak sekedar menghadirkan pilihan baru bagi masyarakat, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memperkuat penerimaan daerah.
Momentum tersebut, menurut Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Rusydi Nasution, perlu dijaga melalui kepastian berusaha, penataan kawasan yang tertib, serta penyelesaian setiap persoalan di sekitar kegiatan usaha secara profesional.
Pernyataan itu disampaikan Rusydi menyusul kehadiran gerai Mie Gacoan di Jalan Merdeka, Kelurahan Wek I, Kecamatan Padangsidimpuan Utara yang resmi beroperasi sejak 7 April 2026 yang lalu.
Rusydi mengatakan, masuknya jaringan usaha berskala nasional perlu disambut secara positif karena memberikan dampak langsung terhadap masyarakat dan pendapatan daerah.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, gerai tersebut telah mempekerjakan sekitar 80 tenaga kerja lokal dan pajak restoran yang dihasilkan rata-rata mencapai sekitar Rp40 juta setiap bulan.
“Manfaatnya bukan hanya bagi pelaku usaha, tetapi juga bagi masyarakat karena membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan penerimaan daerah,” kata Rusydi.
Dampak ekonomi tersebut, lanjut dia, tidak hanya terlihat dari penyerapan tenaga kerja dan pembayaran pajak. Bertambahnya aktivitas masyarakat di kawasan Jalan Merdeka juga ikut menggerakkan layanan transportasi daring serta meningkatkan kegiatan ekonomi di sekitar lokasi usaha.
“Jangan sampai investasi ini terganggu dengan hal hal kecil, misalnya perselisihan pengelolaan parkir, karena dampaknya dapat merusak iklim investasi dan membuat investor lain ragu masuk ke Padangsidimpuan,” ujarnya.
Menurut dia, investor pada dasarnya tidak keberatan mengikuti peraturan daerah sepanjang ketentuan tersebut diterapkan secara konsisten. Karena itu, pemerintah perlu menghadirkan solusi yang mampu menjaga kepentingan daerah tanpa mengganggu kenyamanan konsumen maupun keberlangsungan kegiatan usaha.
Ketua DPC Partai Gerindra Padangsidimpuan ini menegaskan, kepastian hukum, keamanan berusaha, kemudahan perizinan, dan pelayanan pemerintah merupakan faktor penting dalam membangun kepercayaan investor.
“Kita harus menunjukkan bahwa Padangsidimpuan merupakan daerah yang terbuka dan aman bagi investasi,” tutur Rusydi mengakhiri.Red
