Mie Gacoan Serap 80 Pekerja dan Setor Pajak Rp40 Juta, Rusydi Ajak Jaga Iklim Investasi

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Padangsidempuan Senin 13 Juli 2026 – Masuknya jaringan kuliner berskala nasional ke Kota Padangsidimpuan tidak sekedar menghadirkan pilihan baru bagi masyarakat, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memperkuat penerimaan daerah.

Momentum tersebut, menurut Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Rusydi Nasution, perlu dijaga melalui kepastian berusaha, penataan kawasan yang tertib, serta penyelesaian setiap persoalan di sekitar kegiatan usaha secara profesional.

Pernyataan itu disampaikan Rusydi menyusul kehadiran gerai Mie Gacoan di Jalan Merdeka, Kelurahan Wek I, Kecamatan Padangsidimpuan Utara yang resmi beroperasi sejak 7 April 2026 yang lalu.

Rusydi mengatakan, masuknya jaringan usaha berskala nasional perlu disambut secara positif karena memberikan dampak langsung terhadap masyarakat dan pendapatan daerah.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, gerai tersebut telah mempekerjakan sekitar 80 tenaga kerja lokal dan pajak restoran yang dihasilkan rata-rata mencapai sekitar Rp40 juta setiap bulan.

“Manfaatnya bukan hanya bagi pelaku usaha, tetapi juga bagi masyarakat karena membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan penerimaan daerah,” kata Rusydi.

Dampak ekonomi tersebut, lanjut dia, tidak hanya terlihat dari penyerapan tenaga kerja dan pembayaran pajak. Bertambahnya aktivitas masyarakat di kawasan Jalan Merdeka juga ikut menggerakkan layanan transportasi daring serta meningkatkan kegiatan ekonomi di sekitar lokasi usaha.

“Jangan sampai investasi ini terganggu dengan hal hal kecil, misalnya perselisihan pengelolaan parkir, karena dampaknya dapat merusak iklim investasi dan membuat investor lain ragu masuk ke Padangsidimpuan,” ujarnya.

Menurut dia, investor pada dasarnya tidak keberatan mengikuti peraturan daerah sepanjang ketentuan tersebut diterapkan secara konsisten. Karena itu, pemerintah perlu menghadirkan solusi yang mampu menjaga kepentingan daerah tanpa mengganggu kenyamanan konsumen maupun keberlangsungan kegiatan usaha.

Ketua DPC Partai Gerindra Padangsidimpuan ini menegaskan, kepastian hukum, keamanan berusaha, kemudahan perizinan, dan pelayanan pemerintah merupakan faktor penting dalam membangun kepercayaan investor.

“Kita harus menunjukkan bahwa Padangsidimpuan merupakan daerah yang terbuka dan aman bagi investasi,” tutur Rusydi mengakhiri.Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

Screenshot 2026-08-27 163156
Presiden Prabowo Kembali ke Jakarta Usai Tinjau Penanganan Gempa Nagekeo
Screenshot 2026-08-27 162453
MTQ YHA ke-7 Ditutup, Zakiyuddin Harahap Apresiasi Konsistensi YHA Tanamkan Cinta Al-Qur’an
IMG-20260826-WA0148 (1)
P-APBD Sumut 2026 Naik Rp1,67 Triliun
KAMMI
PD KAMMI Padangsidimpuan–Tapanuli Selatan Silaturahmi dengan Wakil Ketua DPRD Padangsidimpuan
file_00000000f33c820ba040c115a8386fb5
Resmi Dibuka, Piala Soeratin U-13 & U-15 Zona 2 Sumut Digelar di Labuhanbatu
Screenshot 2026-08-27 101337
Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Maulid Nabi di Kelurahan Timbangan, Ajak Teladani Akhlak Rasulullah
WhatsApp Image 2026-08-26 at 16.45
Lom Lom Suwondo Ajak UMKM Perkuat Sertifikasi Halal untuk Perluas Pasar
Screenshot 2026-08-27 100640
Bupati Batu Bara Hadiri Peresmian Pengembangan Produksi Unilever di KEK Sei Mangkei
Screenshot 2026-08-27 101713
Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Pembukaan Piala Soeratin U-13 dan U-15 Zona 3 Sumut, Sayap Biru Menang Telak 4-1
Screenshot 2026-08-27 100333
Bupati Batu Bara Sambut Kunker Pangdam I/BB ke Mako Yonif 126/Kala Cakti
Polling