Gerindrasumut.id | Jakarta,Rabu 15 April 2026 – Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus pertemuan dengan Deputy GS Manager PT Djarum RSO Jakarta, M. Andi, di Medan. Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan kantor dan gudang PT Djarum di Kota Padangsidimpuan sebagai bagian dari penguatan investasi daerah.
Dalam pertemuan itu, M. Andi menyambut baik kehadiran Wali Kota dan mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kota Padangsidimpuan dalam membuka peluang investasi. Ia menyebut, upaya ini menjadi capaian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut Andi, operasional PT Djarum di Padangsidimpuan sejatinya telah berjalan sejak tahun 1990-an dengan memanfaatkan kantor sewa. Seiring perkembangan kota yang semakin pesat sebagai pusat perdagangan dan jasa di kawasan Tapanuli bagian selatan, manajemen perusahaan memutuskan untuk melakukan investasi pembangunan kantor dan gudang yang lebih representatif pada tahun 2026.
“Setelah melalui kajian dan dengan tetap mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku, PT Djarum berencana membangun kantor dan gudang di Jalan Sisingamangaraja, Lingkungan VIII, Kelurahan Batunadua Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, dengan luas lahan sekitar 13.060 meter persegi dan luas bangunan sekitar 2.833 meter persegi,” jelas Andi.
Ia menambahkan, saat ini proses perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) tengah berlangsung dengan target penyelesaian pada Maret hingga April 2026. Sementara itu, konstruksi direncanakan dimulai pada Agustus 2026 dan ditargetkan rampung pada Juli 2027. Andi juga mengapresiasi kemudahan serta efisiensi layanan perizinan dari Pemerintah Kota Padangsidimpuan yang dinilai sangat mendukung kelancaran investasi.
Sementara itu, Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe menegaskan bahwa masuknya investasi ke daerah memberikan dampak besar bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Investasi memberikan efek berganda (multiplier effect), mulai dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah hingga terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat. Ini menjadi salah satu kunci dalam mendorong kemandirian fiskal daerah dan mempercepat pembangunan,” ujar Wali Kota.
Dr. Letnan menjelaskan, kehadiran investor seperti PT Djarum akan meningkatkan pendapatan daerah melalui pajak dan retribusi, sekaligus memperkuat struktur ekonomi lokal. Selain itu, pembangunan kantor dan gudang juga berpotensi menyerap tenaga kerja lokal, mengurangi angka pengangguran, serta meningkatkan keterampilan sumber daya manusia melalui transfer pengetahuan dan teknologi.
Tak hanya itu, aktivitas investasi juga akan mendorong tumbuhnya ekonomi di sekitar lokasi, seperti usaha kecil, jasa, dan perdagangan, sehingga meningkatkan daya beli masyarakat. Pembangunan infrastruktur pendukung serta program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) juga diharapkan turut memberikan manfaat langsung bagi warga.
“Pemerintah Kota Padangsidimpuan berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan perizinan dan dukungan kebijakan. Harapannya, semakin banyak investor yang masuk dan bersama-sama membangun daerah demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.Red
