Sugiat Santoso Angkat Kasus Nenek Saudah, Tekankan Pentingnya Keadilan Hukum dan Adat

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

 Gerindrasumut.id | Jakarta – Selasa 3 Februari 2026 Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menegaskan bahwa penanganan kasus yang menimpa Nenek Saudah tidak boleh berhenti pada seremonial rapat semata. Ia menekankan pertemuan lintas lembaga yang melibatkan Komnas HAM, Komnas Perempuan, LPSK, dan Kementerian HAM harus menghasilkan langkah konkret, terutama dalam menegakkan keadilan.

“Semangat kita sama, pertemuan ini harus menghasilkan sesuatu yang konkret. Dalam kasus Nenek Saudah, ada dua keadilan yang harus ditegakkan sekaligus, yaitu keadilan hukum dan keadilan adat,” ujar Sugiat dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XIII DPR RI dengan LPSK, Komnas HAM serta Nenek Saudah selaku korban pelanggaran HAM di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Pada Senin (02/02/2026).

Sugiat menyoroti dua indikasi pelanggaran hukum serius dalam kasus tersebut. Pertama, terkait aktivitas tambang ilegal yang menurutnya telah diakui bersama oleh seluruh lembaga yang hadir dalam rapat sebagai pelanggaran hukum.

“Tambang ilegal itu pelanggaran hukum. Jangan dianggap peristiwa biasa. Tambang legal saja dicabut izinnya karena merugikan rakyat, apalagi tambang ilegal,” tegasnya.

Indikasi pelanggaran hukum kedua, lanjut Sugiat, adalah kasus penganiayaan terhadap Nenek Saudah. Ia menilai penetapan tersangka oleh aparat penegak hukum janggal karena hanya menetapkan satu pelaku, sementara pihak lain yang datang bersama-sama justru berstatus saksi.

“Logikanya sederhana, mereka datang bersama, pergi bersama, dan membiarkan seorang nenek dianiaya. Kalau bukan komplotan, pasti menolong. Ini kronologi yang konyol,” katanya.

Sugiat menduga kuat adanya kejanggalan dalam proses penegakan hukum di Polres Pasaman. Ia bahkan menyebut kemungkinan adanya keterkaitan antara pembiaran tersebut dengan praktik tambang ilegal di wilayah itu.

“Ini ada yang aneh. Jangan-jangan ada backing tambang ilegal. Karena itu, siapa pun yang terlibat, langsung atau tidak langsung, harus diusut dan dihukum seberat-beratnya,” tegasnya.

Selain keadilan hukum, Sugiat juga menyoroti aspek keadilan adat. Ia mempertanyakan keputusan tokoh adat setempat yang mengucilkan Nenek Saudah dari komunitasnya, yang menurutnya bertentangan dengan nilai adat dan ajaran agama.

“Tidak ada dalam Alquran maupun hadis yang membenarkan pengusiran seorang nenek dari komunitasnya. Saya curiga, keputusan adat ini juga perlu diperiksa,” ujarnya.

Ia mendorong agar tokoh-tokoh adat yang terlibat dalam pengambilan keputusan tersebut turut diperiksa untuk memastikan tidak ada pembenaran terhadap kekerasan atau keterkaitan dengan tambang ilegal.

Lebih luas, Sugiat menilai kasus Nenek Saudah mencerminkan persoalan struktural penegakan HAM di daerah-daerah yang marak tambang ilegal. Menurutnya, rakyat kerap berjuang sendiri tanpa perlindungan negara, sementara praktik ilegal berlangsung karena adanya dugaan perlindungan dari oknum aparat.

“Kasus ini bukan satu-satunya. Banyak daerah mengalami hal serupa. Ini menjadi pekerjaan rumah besar kita bersama agar pelanggaran HAM dan tambang ilegal tidak terus berulang,” pungkasnya.Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

WhatsApp Image 2026-02-04 at 15.26
Sayap Partai Bergerak : Peringati HUT Gerindra ke-18, PAPERA Sumut Gelar Bakti Sosial di Kabupaten Langkat
WhatsApp Image 2026-02-04 at 15.21
Sayap Partai Bergerak :  Satria Bergerak di HUT Gerindra ke-18, Salurkan Bantuan untuk Warga Deli Serdang
WhatsApp Image 2026-02-04 at 12.46
HUT ke-18 Gerindra, Wakil Ketua DPRD Medan Fraksi Gerindra Bantu Panti Asuhan Bani Adam di Medan Deli
Screenshot 2026-02-04 120851
Presiden Prabowo Perkuat Dialog dengan Ulama di Istana Merdeka
WhatsApp Image 2026-02-03 at 17.37
Sayap Partai Bergerak : Sambut HUT Gerindra ke-18, GEMASADHANA Sumut Hadirkan Aksi Sosial untuk Warga Medan
212c70de-766f-409a-8101-1fd6591a5aa2
HUT Gerindra ke-18, Wakil Ketua DPRD Kota Medan Zulkarnain Pasang Spanduk di Tempat Strategi Titik Kota Medan
23
Sugiat Santoso Angkat Kasus Nenek Saudah, Tekankan Pentingnya Keadilan Hukum dan Adat
626373324_18432899407114334_6775088710196586503_n
Sayap Partai Bergerak : Gerindra Kompak Bergerak & Berdampak, TIDAR Sumut Bagikan Ratusan Sembako Sambut HUT ke-18
626714576_1332202612270508_6584645561129793742_n
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 Resmi Dibuka, Prabowo Dorong Indonesia ASRI dan Waste to Energy
6964aec791b2a
Presiden Prabowo dan Para Kepala Daerah akan Kumpul di Sentul Hari Ini
Polling