Gerindrasumut.id | Padangsidempuan Selasa 8 September 2026 – Rusydi Nasution, salah seorang Pimpinan DPRD Padangsidimpuan mengingatkan kader IMM Tapsel, bahwa musyawarah cabang bukan hanya memilih ketua dan struktur organisasi.
Rusydi mengakui, ia hadir dalam pembukaan kegiatan itu untuk mengingatkan para pemuda, mahasiswa, musyawarah cabang bukan sekadar untuk memilih siapa yang akan menjadi ketua, siapa yang akan mengisi struktur, atau siapa yang mendapatkan amanah jabatan.

“Kalau Muscab IMM hanya menghasilkan pergantian nama dalam struktur, maka kita telah gagal memahami arti musyawarah,” tutur Rusydi.
Rusydi mengatakan, muscab seharusnya menjadi ruang untuk bertanya ke mana arah gerakan IMM, apa yang sudah dilakukan untuk masyarakat, yang sudah diperjuangkan untuk kaum lemah, dan paling penting apakah keberadaan IMM masih benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Kader IMM harus mampu membaca, mengkritik keadaan, dan jika diperlukan mengubah keadaan,”imbuhnya.
Rusydi menambahkan, Kader IMm harus kritis dengan ilmu, bergerak dengan nilai, berjuang dengan akhlak.
“Aktivisme tanpa ilmu bisa menjadi kebisingan. Ilmu tanpa keberpihakan menjadi kesombongan. Tetapi ketika ilmu, iman, dan keberpihakan kepada masyarakat bertemu di situlah kader IMM menemukan makna perjuangannya,”ujar Politisi Partai Gerindra.Red
