Gerindrasumut.id | Padangsidempuan Minggu 25 Oktober 2026 – Pemerintah Kota Padangsidimpuan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang ditargetkan terealisasi pada tahun 2027. Upaya ini dilakukan Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.KM., M.Kes., melalui pertemuan dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Cipta Karya, di Ruang Rapat Direktorat Sanitasi, Jakarta
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala BPKPD Adi Supriadi, SE., MM., Sekretaris BPKPD Pawitno, S.Pi., serta Sekretaris Baplitbangda Bustanul Arifin Dalimunthe, S.TP., M.TP. Sementara dari Kementerian PU hadir Kepala Subdirektorat Wilayah II Direktorat Sanitasi Ditjen Cipta Karya, R. Nuzulina Ilmiaty Ismail, ST., MT., beserta jajaran.
R. Nuzulina menyampaikan bahwa rencana pembangunan TPST Padangsidimpuan telah masuk dalam Rencana Induk (Renduk) Pascabencana, dengan kriteria kesiapan pembangunan (readiness criteria/RC) mencapai 100 persen. Namun, pemerintah daerah tetap diminta memastikan kesiapan infrastruktur pendukung, khususnya jaringan listrik dan air.
Wali Kota Dr. Letnan Dalimunthe menegaskan komitmen Pemko Padangsidimpuan untuk mengawal seluruh tahapan pembangunan. Pembaruan Detail Engineering Design (DED) dijadwalkan pada tahun 2026, sementara proses jasa konsultansi terkait sedang berjalan. Rencana pembangunan TPST juga telah tercantum dalam Sistem Informasi Perencanaan dan Penganggaran (SIPPA) Ditjen Cipta Karya.
“Kami siap memenuhi kebutuhan pendukung yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, termasuk jaringan listrik, air, dan dukungan anggaran sesuai ketentuan. Kami berharap seluruh tahapan berjalan lancar sehingga pembangunan TPST dapat direalisasikan pada tahun 2027 dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Wali Kota.
Pembangunan TPST diharapkan memperkuat sistem pengelolaan sampah yang terpadu dan berkelanjutan, mengurangi potensi penumpukan sampah, menjaga kebersihan kawasan permukiman dan fasilitas umum, serta meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.Red
