Jaringan Dugaan TPPO ke Luar Negeri Banyak di Kota Binjai, Ronggur: Cek Saja di Wilayah Binjai Barat

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumu.id | Binjai , Anggota DPRD Kota Binjai Fraksi Gerindra , Ronggur Simorangkir menyikapi apa yang disampaikan oleh Menteri Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Abdul Kadir Karding, yang menduga banyak ‘pemain’ di Kota Binjai yang dapat memberangkatkan pekerja asal Indonesia.

Khususnya warga Kota Binjai melalui jalur ilegal untuk bekerja pada perusahaan situs judi online yang berbuntut dengan dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). 

“Pasti Pak Menteri sudah jauh lebih banyak mendapat informasi terkait adanya jaringan itu di Binjai,” ujar Ronggur, Selasa (29/4/2025). 

“Cek saja di wilayah Kecamatan Binjai Barat, siapa pemain-pemain judi di sana. Informasinya, jaringan itu yang merekrut anak-anak Binjai berangkat ke Kamboja,” sambungnya. 

Lanjut Ronggur, BP2MI juga harus berkoordinasi dengan keimigrasian agar jangan mudah sekali meloloskan orang berangkat ke luar negeri.

“Karena infonya juga begitu, gampang-gampang saja berangkat ke Kamboja. Seperti sudah terkoordinir dengan baik,” kata Ronggur. 

Meski gitu, politisi dari Partai Gerindra ini menambahkan, Pemerintah Kota Binjai juga harus mulai memberikan edukasi ke masyarakat terkait rawannya TPPO ke luar negeri. 

“Dan bekerja keras untuk membuka lapangan pekerjaan, agar anak-anak muda usia produktif punya kegiatan yang positif dan berpenghasilan. Katanya punya UMKM Binaan, tapi sepertinya tidak ada yang dibina. Ini lah efeknya, himpitan ekonomi buat anak muda ambil jalan pintas berangkat ke Kamboja,” ucap Ronggur. 

Dikabarkan sebelumnya, sejumlah fakta mengejutkan diungkapkan Menteri Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Abdul Kadir Karding saat berkunjung ke Kota Binjai, Sumatera Utara, beberapa hari yang lalu.  

Pasalnya Karding menduga banyak ‘pemain’ di Kota Binjai yang dapat memberangkatkan pekerja asal Indonesia khususnya warga Kota Binjai melalui jalur ilegal untuk bekerja pada perusahaan situs judi online yang berbuntut dengan dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). 

“Data kemarin memang 546 TPPO dari Myanmar, 137 dari Sumut, salah satunya Binjai ini banyak,” ucap Karding di Kota Binjai, belum lama ini.

Karenanya, dia memberi rekomendasi hingga mendesak aparat kepolisian dapat mengungkap dan membongkar jaringan TPPO tersebut. 

“Jaringan TPPO-nya harus dibongkar, kalau di Binjai ini banyak, saya menduga ada pemainnya dari Kota Binjai, menduga ya. Karena mereka itu bisa beroperasi di Myanmar, yang mengendalikan, yang ikut menjadi operatornya orang Indonesia,” ucap Karding. 

Disinggung apakah akan menjajaki komunikasi dan koordinasi dengan Polda Sumut, menurut dia, hal tersebut akan dilakukan

“Semua kita kolaborasi nanti. Kemarin saya di Kepri, ada deklarasi bersama itu, anti pemberangkatan pekerja migran dan anti TPPO. Bulan depan saya ke sini lagi, saya sudah minta sama pak gubernur untuk kita coba deklarasi,” ucap Karding. 

Ia menambahkan, Kementerian P2MI telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwasanya boleh saja berangkat kerja ke luar negeri dengan catatan, wajib melalui jalur resmi. 

Selain sosialisasi, dia bersama kementerian terkait juga akan melakukan pawai cyber untuk melihat atau menyelidiki bagi masyarakat yang berangkat dengan tidak jalur resmi atau ilegal

Jika berangkat melalui jalur ilegal, hal tersebut dapat berujung menjadi TPPO

“Jadi sekarang kami punya direktur cyber yang bekerjasama nanti dengan Komdigi, BSSN, BIN. Dengan kepolisian, itu nanti akan menyisir kemungkinan berita hoax atau promosi-promosi yang berbahaya,” tegas Karding 

Sementara itu, Kapolres Binjai, AKBP Bambang Utomo belum dapat berkomentar panjang terkait adanya ‘pemain’ tersebut. 

Bahkan, ia minta informasi terkait pernyataan tegas dari Menteri P2MI soal adanya ‘pemain’ yang dapat mengirimkan masyarakat bekerja di situs judol dan dapat terancam menjadi TPPO.

“Kita masih menyelidiki dari sumber-sumber di lapangan. Kalau rekan media ada info, bisa sampaikan ke kami,” kata Bambang, Selasa (29/4/2025). 

Disoal kinerja petugas yang di jajaran satuan maupun unit intelijen dan keamanan, menurutnya, sah-sah saja memberi informasi. 

“Gak ada salahnya juga kalau rekan media bisa infokan,” ucap Bambang.Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

Screenshot 2026-08-10 231626
Wali Kota Padangsidimpuan Turun Langsung di Laga Persahabatan Korpri, Pererat Silaturahmi dengan Pemkab Labuhanbatu
770678360_939515062496048_3750177932057569554_n
Wabup Madina Apresiasi Kolaborasi Warga dengan PT SMGP Tangani Irigasi Rusak
771808743_1603691817832460_3459715046546269251_n
Pesan Wabup Madina kepada Kaum Ibu di Sela-sela Penyantunan Anak Yatim
Screenshot 2026-08-10 225548
Dorong Festival Bunga dan Buah Naik Kelas, Bupati Karo Jajaki Sinergi Global di Tomohon International Flower Festival 2026
Screenshot 2026-08-10 224441
Semarak HUT ke-81 RI, Bupati Baharuddin Apresiasi Aksi Sosial dan Kepedulian Lingkungan TP PKK Batu Bara
Screenshot 2026-08-10 224113
Bupati Baharuddin Kukuhkan Kwarcab Pramuka Batu Bara Masa Bakti 2026–2031
Screenshot 2026-08-10 220512
‘Surga Tersembunyi’ di SDH Tapsel Berpotensi Jadi Destinasi Baru Wisata
IMG-20260808-WA0127
Bertahun Rusak Parah, Jalan Arse Akhirnya Diperbaiki di Masa Gubsu Bobby dan Bupati Gus Irawan
WhatsApp Image 2026-08-10 at 21.28
Bupati Deli Serdang Apresiasi Bakat Siswa MIN 3 Deli Serdang
Bersama Masyarakat, Menguatkan Nilai Pancasila 🇮🇩Pada pekan pertama di bulan Kemerdekaan tahun (2)
Zurkarnaen Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Pancasila dan Semangat Kebangsaan di Bulan Kemerdekaan
Polling