Inflasi Sidimpuan Masih Tinggi, Gerindra Desak Satgas Pangan Bekerja..

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Padangsidempuan, Kenaikan harga kebutuhan pokok yang terus terjadi di Kota Padangsidimpuan dalam beberapa bulan terakhir memantik reaksi dari Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, H. Rusydi Nasution, S.T.P., M.M.

Ketua DPC Gerindra Padangsidimpuan ini mendesak Satgas Pangan untuk segera turun ke lapangan guna memastikan rantai distribusi bahan pokok berjalan lancar dan terkendali.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi year-on-year (y-on-y) Kota Padangsidimpuan pada Oktober 2025 mencapai 5,71 persen, menjadi salah satu yang tertinggi di Provinsi Sumatera Utara.

Kondisi ini menandakan tekanan harga yang signifikan terhadap daya beli masyarakat, terutama pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya.

“Sudah lima bulan berturut-turut inflasi naik. Ini bukan hal yang bisa dibiarkan. Satgas Pangan harus turun memastikan jalur distribusi bahan pokok berjalan lancar,” tegas Rusydi Nasution saat dimintai tanggapannya, Kamis (6/11/2025).

Menurutnya, tingginya inflasi di Padangsidimpuan menunjukkan lemahnya koordinasi antarinstansi dalam menjaga kestabilan harga. Ia menilai, pemerintah daerah terkesan reaktif dan belum melakukan langkah preventif yang kuat dalam menekan gejolak harga.

“Ini kerja semua pihak, jangan menunggu. Daerah lain bisa deflasi, kita malah inflasi. Satgas Pangan jangan hanya di atas kertas, ini program nasional yang harus dijalankan serius,” tandas Ketua Alumni IPB University itu.

Rusydi menekankan, stabilitas harga kebutuhan pokok merupakan indikator utama kesejahteraan masyarakat. Pemerintah, katanya, tidak bisa hanya mengandalkan operasi pasar sesaat tanpa memastikan pasokan, distribusi, dan pengawasan harga berjalan konsisten.

“Jangan biarkan masyarakat menanggung dampak inflasi sendirian. Pengawasan di pasar, gudang, dan jalur distribusi harus diperkuat. Satgas harus turun langsung,” ujarnya menambahkan.

Ia juga mengingatkan agar Pemko Padangsidimpuan segera melakukan evaluasi kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan membuka ruang koordinasi yang lebih konkret dengan DPRD serta unsur Forkopimda.

“Kalau semua menunggu perintah baru bergerak, ya wajar inflasi makin parah. Ini butuh kepemimpinan yang responsif,” kata Rusydi dengan nada menekankan.

Kenaikan inflasi selama lima bulan terakhir dinilai menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah. Jika tak segera diantisipasi, lanjutnya, daya beli masyarakat akan terus tergerus, dan risiko sosialnekonomi bisa meluas ke sektor lain.

“Padangsidimpuan butuh tindakan cepat, bukan hanya sekedar wacana,” pungkas Rusydi.

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

WhatsApp Image 2026-07-08 at 21.59
Jamda XI Sumut Resmi Dibuka, Lom Lom Suwondo Motivasi Kontingen Raih Prestasi
Screenshot 2026-07-10 082004
Presiden Prabowo Terima Kapolri, Tekankan Komitmen Jaga Stabilitas Nasional
WhatsApp Image 2026-07-09 at 20.44
Gubernur Sumut Apresiasi Paviliun Deli Serdang di PRSU ke-50
Screenshot_20260709_135926_Facebook
Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Temu Ramah Bersama Kepala Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan.
Screenshot_20260709_135524_Facebook
Wali Kota Padangsidimpuan Resmikan Operasional Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Padangsidimpuan
Screenshot_20260709_135016_Facebook
Wali Kota Resmikan Gedung UTDRS RSUD Padangsidimpuan, Perkuat Ketersediaan Darah Demi Pelayanan Kesehatan Prima
Screenshot_20260708_164931_Facebook
Prabowo dan PM India Narendra Modi Resmikan Kerja Sama Konservasi Candi Prambanan
Screenshot 2026-07-08 115618
Bupati Karo Lepas Kontingen Pramuka Menuju Jambore Daerah Sumatera Utara XI Tahun 2026
Screenshot 2026-07-08 113949
Wali Kota Padangsidimpuan Terima Audiensi Parsadaan Marga Harahap Sejagat Raya, Siap Bersinergi Lestarikan Adat dan Budaya
WhatsApp Image 2026-07-08 at 11.24
Bupati Tapsel Ajak Camat, Kades, Lurah dan PPL Percepat Pemanfaatan KUR Berkah 0 Persen untuk Perangi Rentenir dan Kemiskinan
Polling