Gerindra Desak Gubsu-Polda Tuntaskan Persoalan Narkoba, Bakal Lapor Presiden

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Partai Gerindra Sumut mendesak agar Gubernur Sumut Bobby Nasution dan aparat penegak hukum di Sumut bersinergi memberantas narkoba. Persoalan ini dinilai Gerindra mendesak mengingat kondisi Sumut yang menjadi peringkat teratas peredaran narkoba di Indonesia.


“Gubernur, Polda, BNN, dan juga unsur TNI harus sama-sama dengan segera menyelesaikan peredaran narkoba di Sumatera Utara. Persoalan narkoba ini sudah sangat mendesak untuk diselesaikan mengingat predikat Sumut daerah teratas dalam hal narkoba,” ujar Sekretaris Gerindra Sumut, Sugiat Santoso kepada Media Indonesia Raya, Jumat (8/8/2025)

Badan Narkotika Nasional (BNN) sebelumnya juga sudah menetapkan Sumut sebagai satu dari sepuluh daerah yang rawan terjadinya penyelundupan narkoba jaringan internasional. Menurut Gerindra, hal ini harus disikapi secara serius oleh seluruh unsur yang ada di Sumut

BACA JUGA : Masyarakat Apresiasi Gubernur Sumut Bobby Nasution Atas Program Rehabilitasi Narkoba Bagi Warga Kurang Mampu

Peredaran narkoba ini harus diurus secara tuntas. Tidak ada yang boleh main-main di sini. Tidak ada yang boleh menjadi beking. Kalau ada yang jadi beking, apalagi dari penegak hukum, harus ditindak tegas juga,” tuturnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Komisi XIII ini menyebut pihaknya sedang melakukan kajian terkait maraknya peredaran narkoba di Sumut. Selanjutnya akan menyampaikan persoalan itu ke Presiden Prabowo Subianto.

“Pak Prabowo sudah sering berpesan, khsusunya kepada penegak hukum, narkoba harus diperangi karena sangat membahayakan untuk semua kalangan. Kami akan menyampaikan persoalan yang terjadi di Sumut ini ke Bapak Presiden yang juga Ketua Umum Gerindra,” ujarnya.

Untuk diketahui, Sumut menjadi salah satu daerah yang ditetapkan BNN rawan penyelundupan narkoba. Sembilan daerah lain yaitu Aceh, Riau, Kepri, Jambi, Sumsel, Kalbar, Kaltara, Kaltim, Pantai Sisi Barat Sulawesi

Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution telah mengeluarkan surat edaran beberapa hari lalu terkait optimalisasi tim terpadu untuk pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika. Kebijakan ini ditujukan kepada pelaku usaha, hotel, penginapan, serta tempat hiburan di Sumatera Utara. Dalam surat edaran tersebut, gubernur mewajibkan para pimpinan usaha untuk tidak mengedarkan atau menyalahgunakan narkotika di lingkungan usaha mereka. Selain itu, mereka diwajibkan untuk melakukan pengawasan ketat guna mencegah penyalahgunaan narkoba di area usaha mereka.

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

WhatsApp Image 2026-02-05 at 17.44
DPD Gerindra Sumut Bersama Kojira Salurkan Sembako untuk Ojol di HUT ke-18 Partai Gerindra
WhatsApp Image 2026-02-05 at 15.22
Sayap Partai Kompak  : Kesehatan Indonesia Raya ( Kesira ) HUT Ke 18 partai Gerindra memberikan Bantuan Kepada Masyarakat
WhatsApp Image 2026-02-05 at 12.21
Sayap Partai Bergerak : Hari ke-5 HUT Ke 18 Gerindra, PPIR Sumut Hadir untuk Korban Banjir
WhatsApp Image 2026-02-05 at 12.02
Semarak HUT Gerindra ke-18, Indra Gunawan Hiasi Kota Tebing Tinggi dengan Spanduk dan Umbul-Umbul
WhatsApp Image 2026-02-05 at 16.31
Wabup: Kemampuan Berpikir Kreatif dan Inovatif Jawab Tantangan Zaman
Screenshot 2026-02-05 112159
Bupati Karo Pimpin Rapat Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah
627018124_1981817042548319_2309563848473531059_n
Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara Hadiri Rapat Klarifikasi Proyek KPBU Penerangan Jalan di Kemenkeu RI
626975058_18433532113114334_8953304603562753886_n
HUT Gerindra ke-18, PIRA Sumut Bagikan 200 Paket Sembako untuk Penarik Betor di Medan
Gubernur-terima-Audiensi-Bank-Sumut-4
Tegas, Bobby Nasution Minta Dirut Baru Bawa Bank Sumut Lebih Progresif di Sektor Keuangan
626567111_18393583783197981_2510682129514870357_n
Presiden Prabowo Tegaskan Diplomasi Realistis dan Prinsip Kehati-hatian Indonesia dalam Board of Peace
Polling