DPRD Sumut Minta PTPN Permudah Penyelesaian Legalitas Lahan Sekolah Milik Pemprovsu

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id  | Medan, Sabtu 9 Mei 2026 – Komisi E DPRD Sumatera Utara menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama puluhan kepala sekolah dan kepala cabang dinas  pendidikan (Kacabdis) Kabupaten/Kota di aula lantai 1 gedung DPRD Sumut.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi E DPRD Sumut HM Subandi didampingi anggota komisi E lain nya yaitu Fajri Akbar, Fatimah, Dr Mustafa, Mikael T Purba dan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta pihak dari PTPN.

Dalam rapat itu terungkap, banyak sekolah negeri di berbagai daerah di Provinsi Sumatera Utara belum jugap memiliki sertifikat lahan karena berada di kawasan Hak Guna Usaha (HGU) maupun eks-HGU milik PTPN. Kondisi tersebut dinilai menghambat sekolah memperoleh bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat.

Ketua Komisi E DPRD Sumut HM Subandi menegaskan, kepastian status lahan sangat penting agar sekolah dapat memperoleh bantuan pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan.

“Hasil rapat tadi, pertama kami meminta pihak BPN dan PTPN menjelaskan status lahan sekolah-sekolah itu. Kalau memang tidak masuk kawasan HGU, segera dibuatkan keterangannya agar sekolah bisa mengurus sertifikat,” ujar Subandi.

Menurutnya, legalitas aset sekolah kini menjadi syarat penting dalam pengajuan program revitalisasi sekolah. Sementara di lapangan, banyak bangunan sekolah di Sumut yang kondisinya memprihatinkan.

“Kalau persoalan ini tidak selesai, sekolah-sekolah kita tidak bisa mendapatkan revitalisasi. Tadi ada yang cerita atap bocor dan kondisi gedung sudah sangat lama,” katanya.

Subandi menyebutkan, sedikitnya terdapat sekitar 50 sekolah di Sumatera Utara yang berada di lahan PTPN. Jumlah itu belum termasuk sekolah yang berada di kawasan perkebunan swasta

Ia meminta persoalan tersebut tidak lagi dipersulit karena menyangkut kepentingan pendidikan masyarakat. Apalagi sebagian besar persoalan lahan merupakan warisan administrasi lama sejak pengalihan kewenangan SMA/SMK dari kabupaten/kota ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada 2017.

“Ini persoalan lama yang terbawa setelah kewenangan pendidikan menengah dialihkan ke provinsi. Karena itu kami berharap ada sinergi antarlembaga dan jangan saling melempar persoalan,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut rapat, Dinas  Pendidikan Sumut akan bersurat kepada BPN dan PTPN untuk mempercepat proses administrasi. Selanjutnya PTPN diharapkan memberikan rekomendasi kepada Kementerian BUMN agar penyelesaian legalitas lahan sekolah dapat segera direalisasikan.

Komisi E DPRD Sumut juga menyatakan siap mengawal proses tersebut bersama pemerintah daerah dan instansi terkait agar sekolah-sekolah di Sumut memperoleh kepastian hukum atas aset lahannya. Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

WhatsApp Image 2026-06-08 at 18.16
Bupati Deli Serdang Ikuti Raker dan RDP Komisi II DPR RI Bahas Penataan PPPK dan Honorer
Screenshot 2026-06-09 093653
Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Pelantikan Pengurus PDGI dan Seminar Kedokteran Gigi Tahun 2026
IMG-20260607-WA0000
Hadiri Wisuda STAI Bahriatul Ulum, Wakil Bupati Tapteng Ajak Lulusan Jadi Agen Perubahan yang Bermanfaat Bagi Sesama
IMG-20260607-WA0140
Lembaga APKIRA Siapkan Model Koperasi Unggul di Sumut Menuju Indonesia Emas 2045
IMG-20260606-WA0470
Sekretaris PAPERA Sumut Sambut Baik Ajakan Bupati Karo Bersinergi Majukan Daerah
WhatsApp Image 2026-06-05 at 20.45
Bunda Yin Jumpa Bupati Karo, Perkenalkan Sayap Partai dan Lembaga Pendukung
Screenshot 2026-06-05 211712
Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap Terima Kunjungan KBB, Ajak Kolaborasi Wujudkan Belawan Lebih Baik
Screenshot 2026-06-05 210451
Bupati Karo Gelar Sambang Warga di Kecamatan Barusjahe, Perkuat Dialog dan Pelayanan kepada Masyarakat
Screenshot 2026-06-05 210126
Wali Kota Padangsidimpuan Terima Audiensi BEM UGN, Dorong Kolaborasi Bangun Pendidikan dan Daerah
Screenshot 2026-06-05 205844
Wali Kota Padangsidimpuan Terima Audiensi Tokoh Masyarakat Sidangkal, Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba
Polling