Bupati Launching Program Simpastatin, Lubuk Pakam Jadi Pilot Project

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Deliserdang Sabtu 24 Januari 2026 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang meluncurkan Program Sampah Tertata dan Terintegrasi (Simpastatin) di Lapangan Segitiga Lubuk Pakam.

Kecamatan Lubuk Pakam menjadi pilot project pelaksanaan program ini karena konsistensinya dalam meraih penghargaan Adipura.

Menurut Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, Simpastatin menjadi langkah strategis untuk membenahi pengelolaan sampah secara menyeluruh dan terintegrasi.

“Hari ini kita launching Simpastatin di Lubuk Pakam karena Pakam sudah berulang kali meraih Adipura. Tidak lain tidak bukan sebagai pilot project. Saya berharap ini tidak terlalu lama, satu atau dua bulan sudah bisa kita evaluasi kekurangannya. Di bulan ketiga kita sudah masuk ke kecamatan lain,” kata Bupati.

Pada program Medan Raya, Deli Serdang mengirim sekitar 300 ton sampah ke Kota Medan, sementara 500–600 ton sampah lainnya diolah sendiri.

Dengan Simpastatin, Pemkab Deli Serdang menargetkan peningkatan efektivitas pengelolaan dan layanan persampahan.

Bupati menjelaskan, Simpastatin merupakan bagian dari hulu hingga hilir Program Sampah Kelola (Sakola) yang menjadi kebijakan Pemkab Deli Serdang dalam memerangi persoalan sampah.

Program tersebut, kata Bupati, lahir dari gagasan anak muda bernama Reza, staf Dinas Lingkungan Hidup, yang kemudian dikembangkan dan diintegrasikan secara sistematis.

“Program ini sejalan dengan Sakolah. Program yang masuk dalam misi saya saat masa kampanye. Simpastatin adalah bagian hulu ke hilirnya,” tegas Bupati.

Sebelum launching, Bupati telah meninjau sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R), Halte 3 di Malinda, lokasi perumahan yang telah terdata dalam barcode Simpastatin, hingga Pasar Bakaran Batu, sekaligus membuka operasional bank sampah di pasar tersebut.

“Perumahan dan industri seharusnya sudah memilah sampah dari awal. Ke depan, RSUD, Puskesmas, hingga sekolah tidak boleh lagi mencampur sampah. Ini harus menjadi budaya tertib sejak dini bagi anak-anak kita,” jelas Bupati.

Dinas Lingkungan Hidup juga harus berperan aktif untuk melakukan pengawasan rutin.

“Setiap minggu harus turun ke lapangan mengawasi jalannya program ini. Inilah program kita untuk memerangi sampah. Sampah tidak selalu menjadi sesuatu yang tidak berguna,” imbau Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Deli Serdang, Rio Laka Dewa SSTP MAP menjelaskan, Lubuk Pakam menjadi pilot project dengan volume sampah mencapai 45,5 ton per hari. Pengelolaan dilakukan dengan memanfaatkan 10 amrol dan 25 becak motor (betor), dengan estimasi kemampuan melayani hingga 60 ton sampah per hari.

Diterangkan, latar belakang lahirnya Simpastatin adalah persoalan sampah yang selama ini belum terselesaikan secara optimal, sehingga dibutuhkan reformasi pengelolaan yang lebih adaptif.

Tujuan program tersebut antara lain memperpendek rute angkutan sampah ke lokasi pembuangan, meningkatkan efektivitas dan cakupan layanan, memperluas basis retribusi, meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor persampahan, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Metode Simpastatin membuat amrol hanya mengangkut dari kecamatan ke TPA dengan peningkatan ritase dari satu menjadi dua kali, sementara betor bisa beroperasi hingga empat ritase keliling,” jelasnya.

Di Lubuk Pakam, saat ini telah tersedia enam Halte Simpastatin yang dibagi berdasarkan zona dengan mempertimbangkan kepadatan penduduk, volume sampah, dan aksesibilitas.

Seluruh petugas pengangkut sampah diwajibkan memindai barcode warga, sehingga menghasilkan data secara real time.

“Data ini terintegrasi ke dalam dashboard layanan dan menjadi dasar pengawasan serta peningkatan kualitas pelayanan ke depan,” pungkas mantan Camat Lubuk Pakam ini.

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

735133883_1197126645913298_3665293061680755116_n
Wabup Madina Hadiri Doa Bersama Lintas Agama HUT Bhayangkara
Screenshot 2026-07-01 150721
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Tekankan Kepercayaan Rakyat Adalah Kekuatan Utama Polri
Screenshot 2026-07-01 150220
Hari Bhayangkara Ke 80 : Bupati Karo Apresiasi Kinerja Polres Karo Dan serahkan Penghargaan Bagi Personile Berprestasi
FB_IMG_1782810269420
Terima Kunjungan Tim Monitoring PKK Sumut, Wabup Madina Minta Produk Lokal Hadir di Setiap Rapat Pemerintahan
Mewakili Walikota Medan, saya berbicara di hadapan para Kepala Bappeda-Bapperida-Bappelitbangda
Wakil Wali Kota Medan Zakkiyuddin Harahap Ajak Daerah Perkuat Sinergi Pembangunan Berkelanjutan Melalui Forum APEKSI
734756351_1324421506473610_1145515740472082543_n
Wabup Madina Pimpin Upacara Harganas, Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
Screenshot 2026-06-30 110338
Bupati Maya Hasmita: Hari Lanjut Usia Nasional Jadi Momentum Perkuat Kepedulian terhadap Lansia di Labuhanbatu
Screenshot 2026-06-30 105824
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Fadly Abdina Pimpin Apel Peringatan Harganas ke-33, Ajak Perkuat Peran Keluarga
image_750x_6a192e55a18ad
Gerindra: Evaluasi Latsarmil Jadi Momentum Perbaikan, KDMP-KNMP Tetap Dilanjutkan
WhatsApp Image 2026-06-29 at 22.10
Data Desil Tak Sesuai, Bupati Minta Verifikasi Ulang dan Fasilitasi Anak Putus Sekolah di Purwodadi
Polling