Gerindrasumut.id | BATU BARA – Selasa 24 Februari 2026 Guna memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian masyarakat, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., turun langsung meninjau kondisi Bendung Tanjung Muda di Kecamatan Air Putih, pada Senin (23/2/2026).
Peninjauan ini dilakukan bersama Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera Utara (BWS Sumut) Feriyanto Pawenrusi, Anggota DPRD Sumatera Utara Ir. Yahdi Khoir, serta perwakilan PT Inalum, Eka.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Baharuddin mendapati aliran air di Bendung Tanjung Muda tidak berjalan optimal akibat tingginya sedimentasi pasir. Kondisi ini berdampak pada pasokan air irigasi untuk sejumlah desa, di antaranya Desa Tanjung Muda, Tanah Merah, Brohol, dan wilayah Perkotaan.
Kegiatan ini merupakan rangkaian tindak lanjut dari peninjauan sebelumnya di Bendung Tanah Merah dan kawasan Perkotaan. Sebagai langkah cepat dan responsif, BWS Sumut bersama Pemerintah Kabupaten Batu Bara menurunkan tiga unit alat berat untuk melakukan penahan tanah sementara di sekitar bendung. Upaya tersebut dilakukan agar areal persawahan yang akan memasuki musim tanam tetap memperoleh suplai air.
Bendung Tanjung Muda memiliki peran vital sebagai sumber air irigasi bagi lahan persawahan di tiga kecamatan, yakni Air Putih, Sei Suka, dan Medang Deras. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor dinilai sangat penting dalam menjaga keberlangsungan produksi pertanian di Kabupaten Batu Bara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BWS Sumut Feriyanto Pawenrusi, Anggota DPRD Sumatera Utara Ir. Yahdi Khoir, perwakilan PT Inalum Eka, unsur Forkopimda Kabupaten Batu Bara, jajaran Pemerintah Kabupaten Batu Bara, serta masyarakat setempat.Red
