Gerindrasumut.id | Bogor –Selasa 3 Februari 2026 Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan strategis ini diikuti oleh 4.011 peserta yang berasal dari berbagai kementerian, lembaga, serta jajaran pemerintah daerah seluruh Indonesia.
Dalam pidato pembukaannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dibangun atas pengorbanan besar rakyat, sehingga seluruh pemimpin bangsa memiliki kewajiban moral dan konstitusional untuk mengabdi sepenuhnya kepada kepentingan rakyat.
“Negara ini yang sekarang ada dalam kendali kita dibangun atas pengorbanan rakyat yang sangat besar. Karena itulah kita tidak boleh lupa bahwa keberadaan kita adalah untuk berbakti dan mengabdi kepada rakyat. Ini mudah diucapkan, tetapi harus dibuktikan dengan kerja nyata,” tegas Presiden.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan komitmen kuat pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional secara serius dan terintegrasi. Ia mengumumkan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata di seluruh wilayah Indonesia.
Sebagai langkah konkret, pemerintah akan memulai pembangunan 34 proyek waste to energy di 34 kota pada tahun ini, guna mengubah persoalan sampah menjadi sumber energi sekaligus mengurangi beban lingkungan.
Selain itu, Presiden Prabowo memperkenalkan gagasan proyek “gentengisasi” sebagai bagian dari upaya memperindah kawasan permukiman. Menurutnya, penggunaan atap seng yang meluas di berbagai daerah menyebabkan suhu lingkungan menjadi lebih panas dan mengurangi nilai estetika kawasan hunian.
Tak hanya itu, Presiden juga memaparkan arah besar pembangunan nasional melalui strategi transformasi bangsa. Strategi ini diarahkan untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju dan modern, dengan tolok ukur utama peningkatan kualitas hidup seluruh rakyat Indonesia secara merata dan berkelanjutan.
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyatukan visi, kebijakan, serta langkah pembangunan nasional ke depan.Red
