Gerindrasumut.id | Medan Selasa 1 September 2026 – Wali Kota: Setiap Rupiah Pendapatan Daerah Harus Berdampak bagi Masyarakat Pemerintah Kota Padangsidimpuan terus memperkuat optimalisasi pendapatan daerah untuk meningkatkan kapasitas fiskal sekaligus kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes saat mengikuti Rakor Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada kabupaten/kota se-Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (31/8/2026).
Rakor dihadiri Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., GRCE, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Forkopimda Sumut serta para kepala daerah se-Sumatera Utara. Wali Kota didampingi Kepala BPKAD Kota Padangsidimpuan Ady Supriadi, SE, MM.
Dalam arahannya, Agus Fatoni mendorong pemerintah daerah menggali potensi pendapatan, memperkuat digitalisasi, meningkatkan kualitas SDM, mengoptimalkan BUMD serta memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak. Ia menilai digitalisasi penting untuk meningkatkan transparansi dan meminimalkan potensi korupsi dalam pengelolaan pendapatan daerah.
Gubernur Sumatera Utara juga meminta kabupaten/kota mengoptimalkan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), termasuk opsen PKB, sebagai salah satu sumber peningkatan PAD.
Wali Kota Padangsidimpuan menyambut baik rakor tersebut sebagai momentum memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
“Optimalisasi pendapatan daerah bukan sekadar mengejar angka penerimaan. Yang paling penting adalah bagaimana pendapatan itu dikelola secara efektif, transparan dan akuntabel sehingga kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan dan pembangunan yang lebih baik,” tegas Wali Kota.
Ia menambahkan, Pemko Padangsidimpuan akan terus menggali potensi pendapatan secara realistis dan berkelanjutan, sekaligus mendorong kemudahan pembayaran pajak dan retribusi melalui digitalisasi.Red
