Gerindrasumut.id |Tapanuliselatan Senin 10 Agustus 2026 – Setelah sekian tahun mengalami kerusakan parah, jalan lintas berstatus provinsi di Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), akhirnya mulai diperbaiki di masa kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution dan Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu.
Dari pantauan di lapangan, di sekitar lokasi perbaikan jalan terdapat plank proyek. Pada plank tersebut tertera nama kegiatan berupa peningkatan jalan provinsi ruas Sipirok – Simpang Tandosan Km 134+200 – 137+200, yang bersumber dari APBD Sumut tahun 2026.
Sementara, beberapa alat berat terlihat melakukan pengerasan badan jalan yang nantinya akan di aspal. Sedangkan, beberapa pekerja tampak mengatur lalu lintas dengan memberlakukan buka tutup arus karena alat berat sedang bekerja.
Tak hanya perbaikan jalan, di sisi atau tepi jalan juga tampak beberapa orang yang sedang mengeruk tanah untuk membangun drainase dengan kedalaman satu meter lebih.
Sedangkan, di beberapa titik jalan terdapat spanduk yang berisikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sumut, Bobby Nasution, dan Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, atas pembangunan ruas Jalan Sipirok – Simpang Tandosan.
Waktu & Kalender
Darman pulungan, warga Kelurahan Jonggol Jae, Kecamatan Arse, saat ditemui di teras rumahnya, Jumat (7/8/2026), mengungkapkan kondisi jalan lintas di sekitar kediamannya hingga ke Simpang Tandosan
“Jalan ini dibangun sekitar 35 tahun lalu di masa Gubernur Raja Inal Siregar. Namun setelah dibangun oleh Raja Inal Siregar, baru kali ini lah ada perbaikan di masa Gubernur Bobby Nasution dan Bupati Gus Irawan Pasaribu,” ungkap Darman Pulungan.
Sebelum mulai diperbaiki, lanjutnya, kerusakan jalan di situ sudah sangat memprihatinkan. Meski cuaca sedang panas, menurutnya, lubang besar yang ‘terhampar’ di jalanan tetap tergenangi air.
“Parah lah ini jalannya sebelum mulai dilakukan pengerasan. Lubang-lubang besar ‘terhampar’ di badan jalan, air menggenangi lubangnya makanya kita warga di sini bisa memancing ataupun ternak ikan di jalanan. Saban kali melintas naik kereta (motor-red), perut kita sakit,” ungkap Darman menceritakan apa yang dirasakannya saat jalan tersebut masih rusak
Setelah jalan mulai proses perbaikan, Darman mengaku mulai merasa lega dan bahagia karena penderitaan setiap kali melintasi jalan telah berakhir.
“Ini sudah ditimbun dan pengerasan. Jalan pun sudah rata, sudah terasa nyaman lah melintas sekarang. Apalagi nanti kalau sudah di aspal pasti lebih nyaman lagi. Terima kasih kepada Pak Gubernur Pak Bobby Nasution dan Pak Bupati Pak Gus Irawan Pasaribu. Di masa bapak berdua ini lah jalan diperbaiki setelah puluhan tahun lalu dibangun oleh Raja Inal Siregar,” tuturnya. Red
