Gerindrasumut.id | LABUHANBATU Minggu 9 Agustus 2026 – Bupati Labuhanbatu Maya Hasmitha menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberagaman budaya dan melestarikan tradisi masyarakat di Kabupaten Labuhanbatu.
Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan pelepasan kapal tongkang yang dilanjutkan dengan ritual pembakaran kapal sebagai bagian dari tradisi masyarakat Tionghoa. Kegiatan budaya tersebut menjadi salah satu bentuk kearifan lokal yang terus diwariskan secara turun-temurun.

Bupati Maya Hasmita menilai, tradisi budaya bukan sekadar rangkaian ritual yang dilaksanakan secara turun-temurun, tetapi juga memiliki nilai-nilai sosial yang penting dalam mempererat hubungan antarmasyarakat.
Menurutnya, keberagaman budaya yang dimiliki Labuhanbatu merupakan kekayaan daerah yang harus dijaga bersama. Perbedaan adat, tradisi dan budaya justru menjadi kekuatan dalam membangun persaudaraan serta menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Melestarikan tradisi berarti menjaga warisan budaya yang telah diwariskan oleh para pendahulu. Keberagaman budaya merupakan kekuatan yang dapat mempererat persaudaraan dan keharmonisan di tengah masyarakat,” ujar Maya Hasmitha.
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap pelestarian nilai-nilai budaya dan tradisi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan dengan tetap mengedepankan toleransi, kebersamaan, saling menghormati serta semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Maya Hasmita juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberagaman yang menjadi bagian penting dari identitas Labuhanbatu.
“Mari kita rawat keberagaman dan hormati setiap tradisi. Berbeda budaya, tetap satu dalam persaudaraan menuju Labuhanbatu Cerdas Bersinar,” katanya.
Kegiatan pelepasan dan pembakaran kapal tongkang tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Pelestarian budaya diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Dengan keberagaman budaya yang terus dirawat, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu berharap tercipta kehidupan masyarakat yang semakin rukun, toleran dan harmonis dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.Red
