Zulkarnaen SKM Minta Stakeholder Terkait Atasi Banjir, Macet dan Kejahatan di Pintu Tol Bandar Selamat

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Medan, wakil Ketua DPRD Kota Medan, Zulkarnaen SKM menggelar rapat bersama sejumlah stakeholder terkait untuk mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di Pintu Tol Bandar Selamat, Jalan Letda Sudjono, Kecamatan Medan Tembung, Senin (17/2/2025).

Adapun berbagai masalah yang terjadi di pintu Tol Bandar Selamat Kota Medan, di antaranya masalah banjir, kemacetan, hingga tindak kejahatan yang seringkali dikeluhkan oleh masyarakat, khususnya para pengguna jalan.Dikatakan Zulkarnaen pada rapat yang digelar di gedug DPRD Medan, bahwa kondisi banjir, kemacetan dan tindak kejahatan di pintu Tol Bandar Selamat sudah sangat lama dikeluhkan masyarakat.Kondisi banjir, macet, dan maraknya tindak kejahatan di pintu Tol Bandar Selamat ini sudah sangat lama terjadi dan sudah lama dikeluhkan masyarakat,” ucap Zulkarnaen

Pada rapat yang dihadiri Plt Kadis Perhubungan Medan Suriono, Plt Kadis SDABMBK Medan Gibson Panjaitan, Satlantas Polrestabes Medan, Camat Medan Tembung, hingga pihak Jasa Marga dan Balai Besar Jalan tersebut.Pada kesempatan itu, Zulkarnaen meminta Dinas SDABMBK Kota Medan agar segera mengatasi masalah banjir yang ada di depan pintu Tol Bandar Selamat.

Dalam persoalan ini, Dinas SDABMBK diminta untuk berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga dan Balai Besar Jalan.”Masalah banjir di sana sudah terlalu lama, saya berharap kondisi ini bisa segera dituntaskan. Sebab masalah banjir inilah yang sering membuat kemacetan yang dimanfaatkan sejumlah oknum tidak bertanggungjawab untuk melakukan aksi-aksi kejahatan terhadap pengendara,” ujarnya.

Sebab semua ini bermuara pada aksi kejahatan, dan hal ini sudah sangat diresahkan masyarakat. Jangan sampai ini berlarut-larut,” tegasnya.Menanggapi apa yang disampaikan Zulkarnaen, Plt Kadis Perhubungan Kota Medan dan Kasatlantas Polrestabes Kota Medan sepakat untuk melakukan rekayasa lalulintas di depan pintu Tol Bandar Selamat agar tidak ada aktivitas penyeberangan di depan pintu tol tersebutKami (Dishub Medan) dan Satlantas Polrestabes Medan akan segera meninjau ke lokasi untuk melakukan pengkajian rekayasa arus lalu lintas,” jawab Suriyono.

Dijelaskan Suriono, sejatinya salah satu penyebab munculnya ‘Pak Ogah’ di depan pintu Tol Bandar Selamat adalah karena tidak berfungsinya traffic light disana. Untuk itu, Dishub Medan akan berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga maupun Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) untuk mengaktifkan kembali traffic light tersebut.Jalan Letda Sudjono itu statusnya jalan nasional. Makanya untuk traffic light, kita akan berkoordinasi lagi agar bisa segera diaktifkan kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kadis SDABMBK Medan, Gibson Panjaitan, mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya untuk mengatasi masalah genangan air di depan pintu Tol Bandar Selamat. Akan tetapi, selama ini kerap terhambat masalah kewenangan.”Kami berusaha untuk mengatasinya, karena itu merupakan keluhan warga Medan. Pada prinsipnya dari Pemko Medan, kita siap mengatasi masalah banjir ini. Saat itu kami sempat menurunkan alat berat kesana, namun mendapatkan larangan dari pihak Jasa Marga selaku pengelola jalan tol.

Alasannya, takut merubah struktur tanah. Ya itu alasan yang masuk akal, kami pun tidak bisa berbuat banyak,” kata Gibson.Untuk itu, Gibson Panjaitan berharap agar kedepan pihak Balai Jalan, Jasa Marga, Pemkab Deliserdang, pihak pengembang di sekitar pintu Tol Bandar Selamat, hingga semua pihak terkait dapat mendukung Pemko Medan dalam mengatasi masalah banjir yang ada disana.”Tolong berikan kami ruang, setidaknya kami akan melakukan normalisasi dulu disana.

Selanjutnya, kami akan membuat kolam penampung yang kemudian akan kita lengkapi dengan pompa air,” tuturnya.Sebelumnya, Camat Medan Tembung, Muhammad Pandapotan Ritonga, mengatakan bahwa masalah banjir merupakan kunci permasalahan di depan pintu Tol Bandar Selamat. Pasalnya, banjir merupakan kondisi yang paling sering membuat kemacetan di titik tersebir.”Saat banjir, disanalah pak ogah beraksi. Mereka yang mengatur jalan, lalu mengajak berkomunikasi dengan pengendara hingga pengendara membuka keca jendela mobil. Pada waktu itulah mereka melakukan tindak kejahatan. Saya harap kondisi ini benar-benar bisa kita selesaikan bersama,” harapnya.

Menutup rapat, Zulkarnaen yang merupakan Pimpinan DPRD Medan dari Fraksi Partai Gerindra itu meminta semua pihak agar bersama-sama dalam mengatasi masalah yang terjadi di depan pintu Tol Bandar Selamat. Zulkarnaen pun mengaku akan segera menjadwalkan peninjauan lapangan bersama semua pihak.

“Kemungkinan minggu depan kita akan ke lokasi, saya berharap kita semua yang ada di sini ikut dalam peninjauan itu. Semua pihak harus bersatu, saling mendukung, kita harus tuntaskan masalah ini,” pungkasnya.red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

IMG-20251216-WA0106
Reses III DPRD Samosir, Basaruddin Situmorang Tekankan Peran Strategis UMKM Dalam Memajukan Pariwisata
FB_IMG_1765853613685
HUT ke-19 Batu Bara, Pemkab Pecahkan Rekor MURI Dunia Penyajian 1 Ton Kepah Serai
FB_IMG_1765853346615
Bupati Batu Bara Pimpin Dzikir dan Doa Bersama Lintas Agama Sambut HUT ke-19
IMG-20251216-WA0054
Di Tengah Bencana, Bupati Tapsel Datangi Desa Tandihat dan Salat Maghrib Berjamaah Bersama Warga
IMG-20251215-WA0250
Legislator Gerindra Renaldi Naibaho Dorong UMKM Samosir Naik Kelas Berbasis Budaya
IMG-20251215-WA0261
Presiden Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Tegaskan Penanganan Bencana Dikerahkan Secara Besar-besaran
Screenshot_20251215_185237_Facebook
Pemkab Batu Bara Lepas 12 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumut dan Aceh
IMG-20251214-WA0041-700x400
Hadi Tjahjanto Lantik Pengurus Goju Ass 2025-2030, Ketum Muh Elia, Sekjen Muh Irwan Dan Bendahara Umum Dahnil Ginting
Screenshot_20251215_184408_Facebook
Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Semarak HUT PGRI ke-80 dan HGN ke-31 Tahun 2025
IMG-20251215-WA0160
Masa Tanggap Darurat Bencana di Tapsel Diperpanjang 14 Hari, Banyak Wilayah Masih Terisolir
Polling