Gerindrasumut.id | Sibolangi Minggu 4 Oktober 2026 — Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Romo Syafi’i memberikan pembekalan kepada kader Laskar Gerindra Sumatera Utara dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra Sumut yang digelar di Sibolangit.
Dalam pembekalannya, Romo Syafi’i mengangkat materi “Kader Bangsa, Kedaulatan Negara: Wawasan Kebangsaan dan Arah Perjuangan di Era Prabowo Menuju Indonesia Emas 2045.”
Romo Syafi’i menekankan pentingnya membangun kader yang tidak hanya memiliki loyalitas terhadap organisasi dan partai, tetapi juga mempunyai wawasan kebangsaan, rasa cinta Tanah Air, serta komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, kader bangsa harus memahami bahwa perjuangan politik pada akhirnya harus bermuara pada kepentingan masyarakat dan kemajuan Indonesia.
“Menjadi kader bukan hanya soal organisasi, tetapi bagaimana kita mampu mengambil bagian dalam perjalanan bangsa. Kader harus memiliki wawasan kebangsaan, memahami arah perjuangan bangsa dan memiliki komitmen terhadap keutuhan NKRI,” ujar Romo Syafi’i dalam pembekalannya.
Ia juga mengingatkan para kader Laskar Gerindra Sumut agar mampu membaca tantangan Indonesia ke depan. Terlebih, Indonesia memiliki visi besar menuju Indonesia Emas 2045, yang membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas, berintegritas, disiplin dan memiliki semangat kebangsaan.
Dalam konteks pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Romo Syafi’i mendorong para kader untuk memahami arah pembangunan nasional serta ikut mengawal berbagai agenda strategis pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
“Era Prabowo harus kita maknai sebagai momentum untuk memperkuat kedaulatan bangsa. Karena itu, kader harus memiliki pengetahuan, karakter dan kemampuan untuk ikut mengawal pembangunan,” katanya.
Pembekalan tersebut juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter kader Laskar Gerindra Sumut agar memiliki perspektif yang lebih luas tentang kebangsaan dan kehidupan bernegara.
Romo Syafi’i berharap para peserta diklat tidak hanya menjadi kader yang militan secara organisasi, tetapi juga mampu menjadi bagian dari masyarakat yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional.
“Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai hanya dengan pembangunan infrastruktur. Kita membutuhkan manusia-manusia Indonesia yang memiliki karakter kuat, berintegritas, berwawasan kebangsaan dan memiliki semangat untuk mengabdi,” tegasnya.
Sementara itu, kegiatan Diklat Laskar Gerindra Sumut menjadi momentum konsolidasi sekaligus pembentukan karakter kader muda Partai Gerindra. Para peserta mendapatkan berbagai materi yang diarahkan untuk memperkuat wawasan kebangsaan, kedisiplinan, kepemimpinan, loyalitas serta pemahaman terhadap arah perjuangan partai dan pembangunan nasional.
Melalui pembekalan tersebut, Laskar Gerindra Sumut diharapkan mampu menjadi kekuatan kader yang tidak hanya aktif dalam kehidupan politik, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi positif dalam mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, berdaulat dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.Red
