Gerindrasumut.id | Langkat Sabtu 2 mei 2026 – Belasan ribu umat Islam memadati Alun-alun Tengku Amir Hamzah, Stabat, Kabupaten Langkat, dalam gelaran tabligh akbar yang diinisiasi Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso.
Sejak siang hari, sekitar pukul 13.00 WIB, masyarakat mulai berdatangan secara bergelombang dari berbagai wilayah seperti Stabat, Tanjung Pura, Binjai, Secanggang, Wampu, Hinai, Bahorok, Kuala, hingga Selesai. Mereka memadati kawasan alun-alun untuk menyambut kehadiran dai nasional Abdul Somad.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda dakwah terbesar di Kabupaten Langkat tahun ini, dengan jumlah jamaah diperkirakan mencapai 12 ribu orang. Para jamaah tampak rela duduk beralaskan tikar, sajadah, hingga koran di tengah terik matahari demi mengikuti tausiyah secara langsung.

“Kami ingin menghadirkan ruang dakwah yang tidak hanya menenangkan hati, tetapi juga membangun kesadaran bersama untuk menjaga persatuan dan kebersamaan,” ungkapnya. “Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa dakwah mampu menggerakkan berbagai sektor, termasuk ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM,” tambah Sugiat Santoso.
Dalam suasana penuh khidmat, jamaah perempuan menempati sisi kiri lapangan, sementara jamaah laki-laki memenuhi area tengah hingga ke bagian terluar. Bahkan sebagian lainnya terpaksa berdiri di trotoar, median jalan, hingga pelataran pertokoan di sekitar lokasi.
Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa dakwah masih menjadi magnet sosial yang kuat. Kehadiran Ustaz Abdul Somad yang dikenal dengan gaya ceramah lugas, ilmiah, dan merakyat, menjadi daya tarik utama bagi umat yang rindu akan siraman rohani.
Salah seorang jamaah asal Secanggang, Kurniasih (46), mengaku sengaja datang lebih awal bersama keluarga demi mendapatkan posisi terbaik.
“Kami sudah lama ingin mendengar langsung ceramah Ustaz Abdul Somad. Ini bukan sekadar pengajian biasa, tapi benar-benar menjadi obat hati,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Zulfan, jamaah asal Tanjung Pura, yang menilai kegiatan ini sebagai momentum kebangkitan spiritual masyarakat.
“Di tengah kondisi zaman sekarang, masyarakat sangat butuh penguatan rohani. Ini bukti bahwa umat masih haus akan ilmu agama,” katanya.
Selain memberikan dampak spiritual, kegiatan ini juga membawa berkah ekonomi bagi masyarakat. Ratusan pelaku UMKM tampak memadati kawasan sekitar Jalan Proklamasi, Kelurahan Kwala Bingai, dengan berbagai dagangan mulai dari kuliner hingga perlengkapan ibadah.
Salah seorang pedagang, Endang (40), mengaku mengalami peningkatan omzet signifikan.
“Alhamdulillah, dagangan kami laris manis. Acara seperti ini sangat membantu ekonomi kami,” ungkapnya.
Dari sisi pengamanan, aparat kepolisian bersama Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan relawan turut disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas serta menjaga ketertiban. Meski jumlah massa sangat besar, kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
Secara keseluruhan, tabligh akbar ini tidak hanya menjadi ajang dakwah, tetapi juga simbol persatuan umat serta bukti kuat bahwa nilai-nilai keagamaan masih menjadi fondasi penting dalam kehidupan masyarakat.
Melalui inisiasi Sugiat Santoso, Kabupaten Langkat kembali menunjukkan dirinya sebagai daerah yang religius, di mana dakwah tidak hanya menguatkan spiritualitas, tetapi juga menggerakkan solidaritas dan ekonomi kerakyatan.Red
