Wakil Ketua DPRD Sumut Minta Kapolda Lindungi Guru Ngaji yang Lawan Pengedar Narkoba

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Medan Minggu 17 Mei 2026 – Wakil ketua DPRD Sumatera Utara Ihwan Ritonga meminta agar Kapolda Sumatera Utara melindungi Halima, seorang guru ngaji yang berani melawan dan melaporkan maraknya peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggalnya. 

Ihwan pun mengapresiasi keberanian Halima, sekaligus menyayangkan intimidasi dan teror yang dialami warga Deliserdang itu. 

“Mengenai peristiwa itu, saya sebagai wakil ketua DPRD Sumut meminta agar, Kapolda Sumut, Kapolresta Deliserdang dan jajarannya untuk dilindungi ibu ngaji tersebut. Saya mengapresiasi keberanian ibu Halima menyampaikan transaksi narkoba yang merusak generasi di sana,” kata Ihwan kepada tribun, Minggu (17/5/2026). 

Dalam unggahan video, Halima terlihat sedang merekam saat menegur sekelompok pria yang diduga melakukan transaksi sabu di depan anak-anak di di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten D

Tak lama, rumah Halima didatangi sejumlah orang yang marah marah kemudian melakukan  intimidasi terhadapnya. 

Meski dua pelaku kemudian diamankan, Ihwan menyayangkan adanya teror dan intimidasi yang diduga dilakukan pengedar narkoba di sana. 

Menurut Ihwan, intimidasi agar menakut-nakuti warga sehingga tidak melaporkan maraknya peredaran narkoba. 

Ketua Gerindra kota Medan itu pun meminta agar polisi memberikan perlindungan terhadap warga yang berani melaporkan peredaran narkoba, memastikan keselamatan keluarganya dan menangkap para bandar dan pengedar. 

Dia berharap kehadiran polisi memberikan rasa aman bagi masyarakat melawan para bandar narkoba. 

“Ini narkoba musuh bersama, bukan hanya polisi saja tapi seluruh masyarakat. Karena itu masyarakat yang memberikan informasi baris dilindungi, termasuk guru ngaji Dan jangan  ada bandar, pengedar dilindungi, baik oleh warga sekitar. Kita minta masyarakat untuk berani memberikan informasi dan bersama sama memberantas,” kata Ihwan. 

Peredaran narkoba di Sumatera Utara menurut Ihwan semakin mengkhawatirkan.

Ihwan menegaskan perlunya kerjasama semua pihak untuk menurunkan peredaran narkoba khususnya di Kota Medan yang menjadi daerah dengan pengguna  tertinggi di Indonesia. 

“Di Medan masih peringkat 1 untuk pengguna narkoba di Indonesia yang perlu kerjasama untuk memberantasnya. Program ini masuk pada Nawacita Presiden Prabowo soal pemberantasan narkoba seperti yang disampaikan Gubernur Sumut Bobby Nasution juga. Jadi kita harap masyarakat jangan takut melapor, dan polisi harus melindunginya.”

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

WhatsApp Image 2026-09-06 at 16.53
Dari Tenda Kecil Kini Punya Lapak Istimewa di UMKM Center, Pedagang: Lebih Nyaman, Omzet Naik
Screenshot 2026-09-07 085847
Bupati Baharuddin Apresiasi Batu Bara Science Olympiad 2026, Dorong Peningkatan Kualitas SDM
WhatsApp Image 2026-09-06 at 08.31
Asri Ludin Tambunan Pastikan Andri Septian Dolores Simbolon Tetap Punya Masa Depan di Pemkab Deli Serdang
Screenshot 2026-09-07 085501
Bupati Baharuddin Tegaskan Pentingnya Satu Data Indonesia untuk Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran
Screenshot 2026-09-07 085257
Bupati Batu Bara Apresiasi KKNT Berdampak Fakultas Hukum UNA: Edukasi Hukum hingga Bahaya Narkoba
IMG-20260904-WA0833
Zakiyuddin Tegaskan Pendidikan di Kota Medan Tak Boleh Lumpuh Akibat Bencana
Saya menerima silaturahmi jajaran APPSI Kabupaten Simalungun untuk membahas penguatan sinergi d
Wabup Simalungun Benny Gusman Dorong Pedagang Lokal Masuk Rantai Pasok Program MBG
Screenshot 2026-09-03 211611
Bupati Baharuddin Siagian Apresiasi Fadila, Putri Batu Bara yang Perkuat Timnas Putri U-16 Indonesia
Screenshot 2026-09-03 211218
Bupati Karo Bersama Pangdam I/BB Bahas Kesiapsiagaan Pasukan dalam Penanggulangan Erupsi Gunung Sinabung
791943092_3997955497179223_6634606346861216306_n
Resmikan Kancab Mizab Haromaen, Wabup Madina Minta Agen Travel Gunakan JHN
Polling