Wabup Madina Sebut Peningkatan Status STAIN Cita-cita yang Ingin Dicapai

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Panyabungan, Minggu 2 Agustus 2026 – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengtakan peningkatan STAIN menjadi IAIN merupakan cita-cita yang ingin dia capai selama periode kedua menjabat.

Keinginan tersebut disampaikan Atika saat menghadiri General Stadium di Gedung Student Center STAIN Madina, Panyabungan, pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Kegiatan yang mengangkat tema Generasi Emas 2045: Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme dan Integritas di Era Digital itu turur juga dihadiri Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, Kakan Kementerian Agama dan Umrah Zainul Khobir, Ketua PKB Madina Edi Anwar, Asisten I Setdakab Madina Syahnan Pasaribu, sejumlah kepala OPD, dosen serta mahasiswa STAIN.

“Sedikit politik lah, bagaimana saya meninggalkan legasi. Setidaknya di periode kedua saya ini, di bidang pendidikan ada sekolah tinggi, ada institut di daerah saya sendiri,” kata dia.

Mengingat keterbatasan wewenang pemerintah daerah, Wabup Atika meminta pihak STAIN Madina lebih aktif mempersiapkan berbagai persyaratan yang dibutuhkan untuk naik status.

Dia juga berharap Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang dapat menjadi pintu masuk untuk membawa aspirasi tersebut ke tingkat pusat. “Mudah-mudahan pecah telur lah,” sebut Wabup Atika.

Terkait tema, Wabup Atika mengingatkan mahasiswa agar bijak menggunakan ruang digital. Dia mengatakan, media sosial harus dimanfaatkan sebagai ruang berdiskusi dan menyebarkan gagasan yang memberikan manfaat.

“Ketika kita bertemu di ruang digital, tolong ini dijadikan ruang untuk berdiskusi, lebih banyak manfaat daripada mudaratnya,” pesan dia.

Atika mengingatkan mahasiswa agar tidak sembarangan menyampaikan sesuatu di media sosial karena setiap unggahan dapat berdampak kepada orang lain. “Kalau dulu ada mulutmu harimaumu, sekarang jarimu harimaumu,” jelas dia.

Wakil bupati juga mengimbau agar mahasiswa mengedepankan integritas, tanggung jawab, dan etika ketika menyampaikan pendapat di ruang digital.

Atika mengajak mahasiswa mengambil peran dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Momentum 100 tahun Indonesia merdeka tidak lagi terlalu jauh. Saat ini, waktu menuju 2045 hanya tersisa sekitar 19 tahun. “2045 yang tidak terasa lagi, 19 tahun lagi akan menghampiri kita,” sebut dia.

Wabup Atika menjelaskan bonus demografi merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan generasi muda. Mahasiswa yang saat ini menempuh pendidikan, kata dia, akan menjadi bagian penting dari generasi yang menentukan arah bangsa pada 2045.

“Mari ambil bagian, berkontribusi, memajukan diri sendiri, keluarga, daerah, dan bangsa dan negara,” pungkas dia.Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

Screenshot 2026-09-23 141537
Program BERLAYAR Hadir di Tanjung Tiram, Bupati Baharuddin Siagian Dekatkan Pelayanan Publik kepada Masyarakat
Screenshot 2026-09-23 135627
Wawako Tanjungbalai Fadly Abdina Dorong Sinergi Pendidikan dan Pertanian di Sumatera Utara
Screenshot 2026-09-23 135905
241 Huntap untuk Penyintas Bencana, Pemko Padangsidimpuan Gandeng Tzu Chi dan Berbagai Pihak.
Screenshot 2026-09-23 133110
Bupati Karo Sampaikan Perubahan KUA-PPAS 2026 Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karo
Screenshot 2026-09-23 121452
Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif Kebudayaan
WhatsApp-Image-2026-09-23-at-09.38
P3-TGAI di Deli Serdang Capai 57 Titik, Serap 38.475 Tenaga Kerja
WhatsApp Image 2026-09-23 at 10.19
Sugiat Santoso Soroti Tantangan Ekonomi Pemerintahan Prabowo dalam Debat “Rakyat Bersuara”
WhatsApp Image 2026-09-22 at 15.11
Temui Konjen RRT, Asri Ludin Tambunan Bahas Peluang Investasi hingga Teknologi Pertanian
Screenshot 2026-09-22 145452
Kunjungi Pemkab Batubara, Dahnil Ginting Bahas Lestarikan Mangrove Cegah Abrasi Pantai
Screenshot 2026-09-22 115848
Bupati Batu Bara Ikuti Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah
Polling