Upaya Bupati Maksimalkan Pengelolaan Tanah & Tuntaskan Konflik Agraria

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | LUBUK PAKAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang resmi menjalin kerja sama dengan Badan Bank Tanah.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum Of Understanding (MoU) antara Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan dengan Pelaksana Tugas Kepala Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat di Ruang Rapat, Badan Bank Tanah, Jalan H Agus Salim, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 9 Desember 2025.

Penandatanganan kerja sama juga disaksikan Sekretaris Badan, Jarot Wahyu; Deputi Perencanaan Strategis dan Pengadaan Tanah, Perdananto Aribowo; Kadiv Perencanaan Strategis, Gatot Trihargo, dan Wakadiv Pemanfaatan Tanah, Jonny Sugana.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Kabupaten Deli Serdang, Anwar Sadat Siregar SE MSi, Rabu (10/12/2025), menjelaskan pelaksanaan penandatanganan kerja sama tersebut berkaitan dengan potensi pertanahan, pemanfaatan, dan pengelolaan tanah di Kabupaten Deli Serdang.

Dengan adanya kerja sama itu diharapkan potensi pertanahan, pemanfataan dan pengelolaan tanah di Kabupaten Deli Serdang bisa lebih maksimal, dan menyelesaikan persoalan-persoalan pertanahan yang ada selama ini.

“Tentunya, upaya ini dilakukan Bupati dalam rangka memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat terhadap pengelolaan tanah di Kabupaten Deli Serdang, khususnya menyelesaikan konflik agraria yang ada,” ungkap Plt Kadis Kominfostan.

Dicontohkan, beberapa persoalan sengketa lahan/tanah yang terjadi di Kabupaten Deli Serdang, antara lain soal alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan perumahan, pergudangan, dan industri. Hal ini berkaitan dengan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B).

Dalam konteks ini, Pemkab Deli Serdang bisa memastikan peningkatan alih fungsi lahan di Deli Serdang pada dasarnya tidak terjadi pada kawasan yang telah ditetapkan sebagai LP2B.

Kemudian, masalah lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN II. Pada persoalan ini, Pemkab Deli Serdang tidak memiliki kewenangan untuk menetapkan suatu bidang tanah sebagai lahan eks HGU, karena kewenangan itu ada di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melalui mekanisme penetapan dan pelepasan HGU, serta pada Badan Pertanahan Nasional (BPN) sebagai instansi pertanahan.

Hingga saat ini, Pemkab Deli Serdang belum memiliki peta lengkap terkait seluruh lokasi lahan eks HGU PTPN II yang berisiko menimbulkan persoalan tata ruang atau agraria.

Hal ini disebabkan karena minimnya data, serta belum terbukanya informasi detail mengenai batas-batas eks HGU, baik dark BPN maupun PTPN II.

“Kondisi ini membuat Pemkab Deli Serdang belum dapat melakukan pemetaan menyeluruh untuk mengidentifikasi titik-titik rawan atau berpotensi konflik,” sebut Plt Kadis Kominfostan.

Berkaitan dengan masalah lahan eks HGU ini, lanjut Plt Kadis Kominfostan, setidaknya ada empat konflik yang terjadi di empat kecamatan berbeda, yakni di Percut Sei Tuan, Tanjung Morawa, Lubuk Pakam dan Patumbak.

Di Percut Sei Tuan, tepatnya di Jalan Selambo, Desa Amplas, konflik melibatkan masyarakat dengan perusahaan swasta di lahan eks HGU. Di Tanjung Morawa beda lagi, konflik yang terjadi melibatkan pensiunan dengan pihak PTPN II berkaitan dengan rumah dan lahan yang telah ditempati para eks karyawan tersebut selama berpuluh-puluh tahun.

Kemudian, di Lubuk Pakam dan Patumbak memiliki konflik yang hampir serupa. Konflik tanah pribadi atau warisan yang disebabkan adanya tumpang tindih klaim, baik antarsesama ahli waris maupun antara ahli waris dengan pihak ketiga.

“Situasi dan kondisi inilah yang harus segera ditangani. Penyelesaian konflik menjadi prioritas. Inilah yang kemudian menjadi fokus Bapak Bupati, sehingga menjalin kerja sama dengan Badan Bank Tanah. Salah satunya untuk penyelesaian konflik yang telah berlarut-larut,” papar Plt Kadis Kominfostan.

“Intinya, Bapak Bupati ingin memberi manfaat besar kepada maayarakat terkait pengelolaan tanah, dan menyelesaikan konflik agraria,” tutup Plt Kadis Kominfostan.

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

Screenshot 2026-02-12 163706
Ketua Yayasan Dzunnurain Qur’an Center Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden Prabowo dan Sugiat Santoso atas Bantuan Pendidikan
3fd9d553-37d4-4fc3-a6d3-9160cddd772d
Bunda Yin Terharu Terima Buku Sejarah Perjuangan Pematang Siantar Karya Martha Siregar
Screenshot 2026-02-12 154515
Khatam Al-Qur’an MAN 2 Padangsidimpuan, Wali Kota: 60.000 Malaikat Turut Mendoakan
WhatsApp-Image-2026-02-12-at-112438-1-432766165 (1)
Jelang Ramadhan, Warga Kota Padangsidimpuan Serbu Pasar Murah di Alaman Bolak Padang Nadimpu
631216586_1988651915198165_1714787758417117179_n
Pemkab Batu Bara Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Wabup Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Persatuan
634161258_1988715358525154_7362970867666299772_n
Bupati Batu Bara Tinjau Pulau Salah Namo dan Pulau Pandang, Dorong Pengembangan Wisata Bahari Berkelanjutan
629349061_18394796005197981_5742516971734815734_n
Presiden Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatra, Dua Bulan Tunjukkan Lompatan Sangat Cepat
WhatsApp Image 2026-02-12 at 14.25
Sambut Imleak 2026, Bunda Yin Bersama Pemko Pematang Siantar Gelar Bakti Sosial di Vihara Avalokitesvara
Selamat atas dilantiknya Ketum @cliffrs, Sekum @sfyudha, Bendum @kevinboyhutabarat_ dan seluruh
Ade Jona Prasetyo: HIPMI Sumut Harus Rendah Hati dan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah
631099440_1988154588581231_5589079277461633917_n
Wabup Batu Bara Resmikan Stasiun KA Lima Puluh, Fasilitas Modern Dukung Layanan Transportasi 2026
Polling