Gerindrasumut.id | Deliserdang Minggu 25 Januari 2026 Tanggul penahan air persawahan milik warga Dusun 2 Desa Ujung Serdang, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, jebol akibat banjir besar yang terjadi beberapa bulan lalu. Akibat kejadian tersebut, Air mengalir langsung ke area persawahan warga sehingga para petani tidak dapat melaksanakan penanaman padi dan mengalami kerugian.
Salah seorang warga, Purba, menceritakan bahwa kondisi tersebut sempat membuat petani resah karena sawah tergenang air dalam waktu cukup lama.
Waktu tanggul jebol, air langsung masuk ke sawah kami. Tidak bisa tanam padi, otomatis kami rugi. Kami sempat bingung harus mengadu ke mana,” ujar Purba
Ia menjelaskan, warga kemudian menyampaikan keluhan tersebut kepada pemerintah desa dan juga kepada Anggota DPRD Deli Serdang Fraksi Gerindra, Paian Purba, SH, agar permasalahan yang mereka hadapi dapat segera ditindaklanjuti.
Menindaklanjuti aspirasi warga, Paian Purba, SH, turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi tanggul yang jebol sekaligus berdialog dengan masyarakat terdampak. Kehadiran wakil rakyat tersebut disambut positif oleh warga karena dinilai cepat menanggapi keluhan petani.
Setelah kondisi cuaca membaik, Dinas Sumber Daya Air, Konstruksi dan Bina Marga Kabupaten (SDAKMBK) Deli Serdang menurunkan alat berat jenis beko ke lokasi untuk melakukan perbaikan tanggul. Proses perbaikan dilakukan guna mencegah kembali terjadinya luapan air ke area persawahan warga.
“Alhamdulillah sekarang tanggul sudah diperbaiki. Kami sangat berterima kasih dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” kata Purba.
Ia secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Bupati Deli Serdang, dr H Asriludin Tambunan, Kepala Dinas SDAKMBK Deli Serdang, Janso Sipahutar, serta Paian Purba, SH, selaku Anggota DPRD Deli Serdang yang dinilai telah mendengar aspirasi masyarakat dan merealisasikan perbaikan tanggul.
Dengan selesainya perbaikan tanggul tersebut, warga berharap aktivitas pertanian dapat kembali berjalan normal dan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Bagi kami petani, tanggul ini sangat penting. Kalau tanggulnya aman, kami bisa kembali menanam dan berharap hasil panen yang baik,” pungkas Purba.
