‘Surga Tersembunyi’ di SDH Tapsel Berpotensi Jadi Destinasi Baru Wisata

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Tapanuliselatan Senin 10 Agustus 2026 –  Sampuran (air terjun) yang berada di Desa Damparan Haunatas, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), memiliki potensi untuk menjadi destinasi baru wisata di wilayah tersebut.

Mendapat informasi dari masyarakat perihal adanya sampuran yang bisa jadi destinasi baru, Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, usai Panen Raya Jagung di Desa Damparan Haunatas, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), langsung mendatangi lokasi sampuran bersama sejumlah warga

Untuk menuju sampuran ini, hanya berjarak sekitar 200 ke 300 meter dari jalan lintas. Namun karena belum terjamah, dibutuhkan kondisi yang fit agar bisa menuruni jalan terjal setapak yang beralaskan tanah demi bisa sampai ke aliran air sampuran tersebut.

Yang membuat sampuran ini kian menarik, di sekitarnya terdapat pepohonan hijau karena dekat kawasan hutan, perkebunan hingga hamparan sawah milik warga.

Setelah melalui perjalan yang cukup menguras tenaga, Bupati Gus Irawan bersama sejumlah warganya, akhirnya tiba di air terjun tersebut. Berdiri di atas batu besar yang ada di aliran air sampuran, Gus Irawan pun menikmati dingin dan jernihnya air.

Menurut Bupati Gus Irawan, sampuran tersebut memiliki potensi untuk menjadi destinasi baru wisata di Tapanuli Selatan. Namun untuk membenahi akses jalan ke lokasi, Gus Irawan menyebut masih akan melihat peluangnya untuk mengkoneksikan jalan usaha tani ke sampuran.

Sebetulnya kan kunjungan kita ini panen jagung, dan memang masih akan ada perluasan yang ke depannya akan butuh jalan pertanian atau jalan usahatania tani. Nah nanti kita lihat peluangnya menyambungkan untuk sampai ke Sampuran Damparan Haunatas,” kata Gus Irawan.

Gus Irawan menambahkan, kawasan tersebut bukan merupakan kawasan hutan sehingga masih bisa ‘dijamah’ untuk pengembangan jagung.

“Tadi kami sudah pastikan bahwa itu bukan kawasan hutan. Masih ada hampir satu kilometer lagi ke kawasan hutan, jadi masih bisa untuk kita ‘jamah’. Nanti kami juga masih akan lihat lagi pengembangan jagung itu, kalau sudah lebih mendekat ke arah sampuran, tinggal menyambungkan jalan usaha tani ke sampuran sehingga akses ke sampuran bisa lebih mudah dijangkau dibandingkan yang tadi sudah kita lewati,” tutur Gus Irawan. Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

IMG-20260904-WA0833
Zakiyuddin Tegaskan Pendidikan di Kota Medan Tak Boleh Lumpuh Akibat Bencana
Saya menerima silaturahmi jajaran APPSI Kabupaten Simalungun untuk membahas penguatan sinergi d
Wabup Simalungun Benny Gusman Dorong Pedagang Lokal Masuk Rantai Pasok Program MBG
Screenshot 2026-09-03 211611
Bupati Baharuddin Siagian Apresiasi Fadila, Putri Batu Bara yang Perkuat Timnas Putri U-16 Indonesia
Screenshot 2026-09-03 211218
Bupati Karo Bersama Pangdam I/BB Bahas Kesiapsiagaan Pasukan dalam Penanggulangan Erupsi Gunung Sinabung
791943092_3997955497179223_6634606346861216306_n
Resmikan Kancab Mizab Haromaen, Wabup Madina Minta Agen Travel Gunakan JHN
WhatsApp Image 2026-09-03 at 20.48
Impian Puluhan Tahun Terwujud, warga Dusun Rejo dan Abadi Tandem Hilir II Kini Nikmati Jalan Beraspal
Screenshot 2026-09-03 210028
Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Rapim Kadin Tabagsel 2026, Dorong Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah Perkuat Ekonomi Daerah
Screenshot 2026-09-03 135618
Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Rakor Awal GTRA Sumatera Utara
Screenshot 2026-09-03 135310
Wali Kota Padangsidimpuan Terima Tim BPK Sumut, Dorong Tata Kelola RSUD Semakin Efektif.
IMG-20260902-WA04851_copy_1280x853-1465147548
Pemkab Tapanuli Tengah Dorong Regulasi Pemulihan Pascabencana dan Optimalisasi PAD Sektor Kelautan
Polling