Gerindrasumut.id | Naga Juang,Selasa 5 Mei 2026 – Rehabilitasi lahan di Desa Sayurmatua, Kecamatan Naga Juang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang rusak akibat tertimbun sedimen berupa pasir dan lumpur dijadwalkan selesai dalam bulan ini.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mukhsin Nasution dan Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Juli Hidayah usai meninjau lahan tersebut pada Senin, 4 Mei 2026.
“Paling lama harus selesai 28 Mei. Kalau kita hitung per hari ini 4 Mei, ya, berarti kita punya deadline tinggal 24 hari lagi. Nah, 24 hari untuk 17 hektare plus nanti untuk irigasi, ya, kami akan lakukan cek mingguan ke sini,” kata dia.
Wakil bupati menerangkan proses rehabilitasi atau optimalisasi lahan ini sepenuhnya dikerjakan oleh TNI dengan mitra serta berdasarkan analisa konsultan dari Universitas Sumatera Utara (USU).
Meski demikian, Wabup Atika mengimbau masyarakat untuk aktif memantau dan mendukung proses rehabilitasi ini. Utamanya, memastikan tidak ada konflik lahan antar petani ketika pekerjaan selesi.
“Memberikan masukan atau menjelaskan titik segala macam, kan, itu hal yang wajar. Agar nanti setelah selesai, tidak ada pertikaian “ini sawah saya, ini sawah saya” karena mungkin ada perubahan look-nya,” ujar dia.
Atika mewanti-wanti keterlambatan penyelesaian lahan ini berpengaruh terhadap ekonomi dan kemampuan masyarakat, khususnya petani terdampak, dalam memenuhi kebutuhan pokok. Terlebih petani sudah melewatkan satu kali masa tanam.
“Seperti yang kita lihat, ini sudah lewat musim tanam satu, yang paling merasakan akibatnya adalah masyarakat kami yang tidak bisa bersawah. Karena berarti harus pemerintah subsidi atau berikan bantuan pangan, atau harus mengeluarkan dari biaya pribadi untuk membeli sembako, terutama komoditi beras,” jelas Wabup Atika.
Dia mengungkapkan, untuk perbaikan lahan ini TNI dan mitra akan menurunkan dua alat berat berupa satu unit ekskavator dan satu unit buldoser. Selain itu, petani terdampak di kawasan itu juga akan menerima bantuan bibit saat pekerjaan selesai dan masuk masa tanam kedua.Red
