Presiden Prabowo Pulang ke Tanah Air, Bawa Investasi Maritim Rp90 Triliun dan Kerja Sama Global Strategis

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

 Gerindrasumut.id | Jakarta Minggu 25 Januari 2026 Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba kembali di Tanah Air pada Sabtu sore menjelang malam, 24 Januari 2026, usai merampungkan rangkaian kunjungan kenegaraan selama lima hari ke tiga negara. Presiden Prabowo mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan pesawat maskapai nasional Garuda Indonesia.

Kedatangan Presiden Prabowo disambut langsung oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo HadiPanglima TNI Jenderal Agus SubiyantoKapolri Jenderal Listyo Sigit PrabowoKepala BIN Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra, serta Kepala Sekretariat Pribadi Presiden Rizky Irmansyah.

Menutup lawatan luar negerinya, Presiden Prabowo membawa pulang berbagai hasil konkret dan strategis yang berdampak langsung bagi perekonomian, ketahanan nasional, serta posisi Indonesia di panggung global.

Salah satu capaian utama adalah komitmen investasi di sektor maritim senilai 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp90 triliun melalui kerja sama dengan Pemerintah Inggris. Investasi ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ekonomi biru nasional.

Selain itu, Indonesia akan melakukan pembangunan 1.582 kapal ikan yang seluruhnya diproduksi di dalam negeri. Program ini diproyeksikan mampu menyerap hingga 600.000 tenaga kerja, sekaligus memperkuat industri perkapalan dan sektor perikanan nasional.

Di bidang pendidikan, Presiden Prabowo juga mengamankan kerja sama akademik dengan 24 universitas terbaik di Inggris Raya, khususnya dalam bidang kedokteran dan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Pada level geopolitik, Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace (BOP) sebagai bentuk komitmen aktif dalam upaya perdamaian global, khususnya dalam pemulihan konflik di Gaza, yang saat ini menunjukkan perkembangan signifikan.

Tak hanya itu, Presiden Prabowo juga menyampaikan konsep ekonomi nasional bertajuk “Prabowonomics” dalam forum World Economic Forum (WEF) yang dihadiri oleh 65 kepala negara dan lebih dari 1.000 CEO perusahaan besar dunia, menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi baru yang berkeadilan dan berorientasi kesejahteraan rakyat.

Lawatan tersebut turut memperkuat kerja sama strategis antara Indonesia dan Pemerintah Prancis di berbagai sektor, mulai dari pertahanan, energi, hingga teknologi.

Kepulangan Presiden Prabowo dengan sederet capaian ini menegaskan arah diplomasi aktif Indonesia yang tidak hanya membangun hubungan internasional, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat dan pembangunan nasional.

Sumber : Biro pers Istana

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

get
Sugiat Santoso Gaungkan Program Istura dari Istana Yogyakarta, Jadikan Istana Ruang Edukasi Rakyat
Screenshot 2026-02-13 171923
Presiden Prabowo Subianto Resmikan Ribuan SPPG dan Gudang Pangan, Perkuat Program Gizi Nasional
698dd3fda7b25_1770902525
Peringati Hari Peduli Sampah Nasional 2026 Bupati Batu Bara Pimpin Tanam Pohon Di Pantai Datuk .
WhatsApp Image 2026-02-13 at 16.34
Pemkab Deli Serdang Terima Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Rusak
Screenshot 2026-02-12 163706
Ketua Yayasan Dzunnurain Qur’an Center Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden Prabowo dan Sugiat Santoso atas Bantuan Pendidikan
3fd9d553-37d4-4fc3-a6d3-9160cddd772d
Bunda Yin Terharu Terima Buku Sejarah Perjuangan Pematang Siantar Karya Martha Siregar
Screenshot 2026-02-12 154515
Khatam Al-Qur’an MAN 2 Padangsidimpuan, Wali Kota: 60.000 Malaikat Turut Mendoakan
WhatsApp-Image-2026-02-12-at-112438-1-432766165 (1)
Jelang Ramadhan, Warga Kota Padangsidimpuan Serbu Pasar Murah di Alaman Bolak Padang Nadimpu
631216586_1988651915198165_1714787758417117179_n
Pemkab Batu Bara Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Wabup Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Persatuan
634161258_1988715358525154_7362970867666299772_n
Bupati Batu Bara Tinjau Pulau Salah Namo dan Pulau Pandang, Dorong Pengembangan Wisata Bahari Berkelanjutan
Polling