Presiden Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Tegaskan Penanganan Bencana Dikerahkan Secara Besar-besaran

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Jakarta Senin 15 Desember 2025 Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Dalam sidang tersebut, Presiden menyampaikan laporan perkembangan penanganan bencana di sejumlah wilayah terdampak serta langkah-langkah strategis yang telah dan akan dilakukan pemerintah.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah bergerak cepat dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana terpenuhi, termasuk penyediaan hunian. Mulai pekan ini, pemerintah telah memulai pembangunan 2.000 unit rumah yang terdiri dari hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak.

Selain itu, Presiden menyampaikan bahwa anggaran penanganan bencana telah disiapkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah pusat juga telah menyalurkan dana operasional secara langsung kepada pemerintah daerah terdampak, di luar anggaran pemulihan bencana.

“Semua gubernur yang terdampak langsung saya perintahkan mengirim dana operasional taktis sebesar 20 miliar rupiah. Untuk seluruh bupati dan wali kota di 52 kabupaten/kota terdampak, langsung saya kirim 4 miliar rupiah. Tiga hari setelah instruksi saya, uang sudah sampai di semua kabupaten,” ujar Presiden Prabowo.

Dalam aspek infrastruktur dan logistik, pemerintah telah mengirimkan sekitar 1.000 unit alat berat ke wilayah bencana, di antaranya truk, ekskavator, serta tangki air bersih dan air minum. Presiden juga menyebutkan adanya tambahan alat berat, truk air minum, persediaan air bersih, serta toilet portabel untuk mendukung kebutuhan pengungsi.

Pemerintah turut membangun 50 unit jembatan bailey guna memulihkan akses transportasi, dengan tujuh jembatan di antaranya telah rampung. Dari sisi keamanan dan kemanusiaan, sebanyak 50 ribu personel TNI dan Polri telah ditugaskan di daerah terdampak bencana.

Untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses, pemerintah juga mengerahkan 50 unit helikopter serta sejumlah pesawat angkut guna mendistribusikan logistik melalui jalur udara.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pengerahan sumber daya secara besar-besaran ini mencerminkan kapasitas Indonesia sebagai negara yang kuat dan mampu menangani bencana dengan kekuatan sendiri, demi memastikan keselamatan dan pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

IMG-20260823-WA0476
DPD Gerindra Sumut Respons Kasus Kekerasan Anak di Dairi, Alvino Purba Dirujuk ke Rumah Sakit di Medan
WhatsApp Image 2026-08-22 at 17.01
Dirjen Pemdes Dorong Deli Serdang Jadi Percontohan Pemerintahan Desa Berdampak
WhatsApp Image 2026-08-22 at 16.41
Bupati Tapsel Hadiri Pengajian Akbar BKMT di Aek Gunung, Serahkan Bantuan Korban Kebakaran
779944823_2604858116617918_7100403068124576731_n
Satgas Penanganan PETI Madina Susun Personel Penindakan
Screenshot 2026-08-22 163413
Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Dies Natalis ke-74 USU
Screenshot 2026-08-22 161651
Bupati Baharuddin Lantik Pengurus BPC HIPMI Batu Bara 2026–2029, Dorong Pengusaha Muda Jadi Motor Ekonomi Daerah
Screenshot 2026-08-22 160628
Wabup Syafrizal Buka Muscab V HIPMI Batu Bara, Dorong Pengusaha Muda Aktif Bangun Daerah
Screenshot 2026-08-22 160344
Penanaman Bawang Putih Serentak, Karo Dukung Swasembada Nasional
WhatsApp Image 2026-08-21 at 19.26
Serap Aspirasi Siswa, Bupati Siapkan Dukungan Pengembangan Ekskul SMPN 2 Lubuk Pakam
Screenshot 2026-08-20 155236
Wabup Madina Minta RSUD Tingkatkan Pelayanan dan Masyarakat Patuhi Aturan Jenguk Pasien
Polling