Pemko Padangsidimpuan Luncurkan Satgas Terpadu Peduli Perempuan dan Anak

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Pemerintah Kota Padangsidimpuan resmi meluncurkan Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Peduli Perempuan dan Anak sebagai bentuk komitmen serius dalam mencegah dan menangani kekerasan terhadap kelompok rentan. Peluncuran yang digelar di Aula Utama Kantor Wali Kota, Rabu (18/6), turut disaksikan secara virtual oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi melalui Zoom.

Acara ini dihadiri Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB Marwan Dasopang, Wali Kota Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, Wakil Wali Kota H. Harry Pahlevi Harahap, Kajari Padangsidimpuan, Dr. Lambok MJ. Sidabutar, unsur Forkopimda, Plt. Sekda, Ketua MUI, Ketua FKUB, Kepala OPD, Camat, Ketua TP PKK Ny. Hj. Masroini Letnan Dalimunthe, Plt. Ketua DWP, perwakilan forum anak, organisasi kemasyarakatan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes dalam sambutannya menyampaikan keprihatinan atas masih tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ia menegaskan bahwa kekerasan tak hanya bersifat fisik, tetapi juga psikis, seksual, dan penelantaran dengan pelaku yang sering berasal dari lingkungan terdekat.

“Yang paling memprihatinkan, pelaku kekerasan sering kali berasal dari keluarga sendiri. Ini tidak bisa dianggap sepele,” tegas Wali Kota.

Wali Kota menilai pembentukan Satgas merupakan langkah strategis yang diharapkan dapat memperkuat sistem perlindungan dan penanganan kasus kekerasan secara terintegrasi, dengan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

“Perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama. Satgas ini menjadi garda terdepan yang menghubungkan sinergi pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh warga,” ujarnya.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang mengapresiasi inisiatif Pemko Padangsidimpuan. Ia menyebut peluncuran Satgas ini sebagai tonggak penting dan juga sejarah dalam perlindungan perempuan dan anak di daerah.

“Kalau kita lihat sejarah, keruntuhan peradaban dimulai dari rusaknya generasi muda. Bahkan di tempat yang dianggap suci pun, kekerasan terhadap anak bisa terjadi,” ungkapnya.

Namun ia menyayangkan minimnya anggaran untuk Kementerian PPPA. Dari Rp306 miliar, hanya sekitar Rp135 miliar yang terealisasi pasca efisiensi. Menurutnya, hal ini mencerminkan kurangnya perhatian negara terhadap isu perlindungan perempuan dan anak.

Ini menyedihkan. Kita bicara soal masa depan bangsa, tapi dukungannya tidak maksimal,” sesalnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota, H. Harry Pahlevi Harahap dalam paparannya menegaskan bahwa kehadiran Satgas ini merupakan bukti nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap kelompok paling rentan di masyarakat.

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah masalah serius yang tidak boleh didiamkan. Satgas ini hadir untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, dan keadilan yang layak,” ucap Bang Levi, sapaan akrabnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak, mulai dari masyarakat, lembaga pendidikan, hingga tokoh agama, untuk turut serta menciptakan lingkungan yang aman dan peduli.

Padangsidimpuan harus menjadi kota yang ramah dan melindungi. Perempuan dan anak bukan hanya tanggung jawab keluarga, tapi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Turut juga memberikan pemaparan tentang kondisi dan kasus perempuan dan anak yang terjadi di Kota Padangsidimpuan dan ditangani Polres Padangsidimpuan oleh Kasat Reskrim, AKP Hasiholan Naibaho.

Terpisah Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Padangsidimpuan, Elida Tuti Nasution, SH, menjelaskan bahwa Satgas Terpadu Peduli Perempuan dan Anak ini merupakan relawan yang dibentuk untuk membantu pemerintah dalam upaya perlindungan perempuan dan anak, terutama dalam menangani kasus kekerasan dan diskriminasi. Satgas ini beranggotakan masyarakat dari berbagai unsur, seperti LSM, Pers, tokoh masyarakat, tokoh adat, pengacara, psikolog, tenaga kesehatan, dan lainnya.

Mereka bertugas melakukan penjangkauan, identifikasi masalah, perlindungan, pendampingan, dan rujukan jika diperlukan untuk kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Tugas dan Fungsi Satgas PPA diantaranya, Penjangkauan yakni mendekati dan menjangkau perempuan dan anak yang membutuhkan bantuan, terutama korban kekerasan.

Identifikasi yakni mengidentifikasi kondisi dan kebutuhan perempuan dan anak yang mengalami masalah.Perlindungan yakni Memberikan perlindungan dan pendampingan di lokasi kejadian untuk memastikan keamanan mereka.

Perlindungan yakni Memberikan perlindungan dan pendampingan di lokasi kejadian untuk memastikan keamanan mereka.

Pendampingan yakni mendampingi korban ke instansi terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Rujukan yakni Merujuk korban ke lembaga yang berwenang untuk mendapatkan layanan yang dibutuhkan.

Tujuan pembentukan Satgas ini adalah untuk mendekatkan pelayanan perlindungan perempuan dan anak kepada masyarakat.

Satgas PPA bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga terkait, dan masyarakat.

Satgas PPA bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga terkait, dan masyarakat.

Dikatakannya pentingnya Satgas PPA yang merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dan masyarakat terhadap perempuan dan anak.

Keberadaan Satgas PPA diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak-hak perempuan dan anak serta mencegah terjadinya kekerasan.

“Satgas PPA berperan penting dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak perempuan dan anak, terutama korban kekerasan” jelasnya. 

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

Screenshot 2026-02-10 101042
Wali Kota Padangsidimpuan Tegaskan Komitmen Kinerja Lewat Penandatanganan Perjanjian Kinerja Perangkat Daerah Tahun 2026
IMG-20260209-WA0059
Pimpin Apel, Wabup Tapteng Sesuai Amanat Presiden Prabowo ajak ASN Laksanakan Gerakan Indonesia ASRI
630661244_1986492388747451_8653535068110751619_n
Bupati Batu Bara Ajak Laskar Melayu Lestarikan Tradisi Sambut Ramadan
WhatsApp Image 2026-02-09 at 12.34
Viral Video Siswa Merokok, Bupati Perintahkan Disdik Ambil Langkah Tegas & Terukur
628285184_18434809447114334_1667572740984333715_n
Gubernur Bobby Nasution Bersama DPD Gerindra Sumut Pimpin Aksi Bersih Sungai di HUT ke-18 Gerindra
626952006_1337558345068268_3351040848349458808_n
Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang, Teguhkan Sinergi Ulama dan Negara
628205760_18434809372114334_501725116209111955_n
Dukung Program Indonesia ASRI, Ade Jona dan Bobby Nasution Gotong Royong Bersihkan Sungai Deli
628510121_18434809285114334_5778309125656129260_n
Sugiat Santoso Pimpin Apel Ajak Pemerintah dan Masyarakat Dukung Program Indonesia ASRI
Screenshot 2026-02-08 184243
Bupati Batu Bara Pimpin RAKERPROV PDBI Sumut 2026, Matangkan Persiapan Hadapi PON XXII 2028
WhatsApp Image 2026-02-08 at 11.03
HUT ke-18 Partai Gerindra, DPC Langkat Berbagi Bersama Masyarakat
Polling