Masa Tanggap Darurat Bencana di Tapsel Diperpanjang 14 Hari, Banyak Wilayah Masih Terisolir

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Tapanuli Selatan Senin 15 Desember 2025, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan resmi memperpanjang masa tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan. Keputusan ini diambil karena masih banyak penanganan yang harus dilakukan, mulai dari evakuasi korban hingga pembukaan akses ke sejumlah wilayah yang masih terisolir, khususnya di Kecamatan Marancar.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, saat meninjau Posko Pengungsian di Desa Tolang Jae, Kecamatan Sayur Matinggi, Minggu (7/12/2025) malam.

Dalam kunjungannya itu, Bupati didampingi Wakil Bupati Tapsel H. Jafar Syahbuddin Ritonga bersama rombongan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Sabam Rajagukguk, Ketua DPC Gerindra Tapsel Abdul Basith Dalimunthe, Ketua DPC Gerindra Kota Padangsidimpuan Rusydi Nasution, serta Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Harry Pahlevi Harahap.

“Dari 15 kecamatan, 13 di antaranya terdampak bencana ini. Bahkan ada enam desa di wilayah Marancar, kampung saya sendiri, yang sampai sekarang masih terisolir,” ucap Bupati.

Gus Irawan juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga karena baru dapat hadir langsung ke Tolang Jae. Menurutnya, hampir seluruh wilayah Tapsel terdampak bencana sehingga penanganan harus dilakukan secara menyeluruh.

Bupati menjelaskan bahwa pemerintah pusat melalui koordinasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menyiapkan bantuan pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak. Penyalurannya akan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan rumah warga.

“Untuk sementara akan dibangun Hunian Sementara (Huntara) agar masyarakat bisa kembali beraktivitas. Setelah itu, secara bertahap pemerintah pusat akan membangun Hunian Tetap (Huntap),” jelasnya.

Dengan perpanjangan masa tanggap darurat ini, pemerintah berharap penanganan dapat berjalan lebih maksimal, terutama untuk membantu warga terdampak dan membuka kembali akses ke daerah yang masih terisolasi.

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

WhatsApp Image 2026-01-22 at 15.17
Bupati Lantik 15 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
618978954_1970409777022379_5371355124388396798_n
Pemkab Batu Bara Gandeng JULEHA dan MUI, Siapkan Pelatihan dan Sertifikasi Juru Sembelih Halal
Screenshot 2026-01-22 132824
Bupati Karo Hadiri Serah Terima Instore Dryer dan Gerakan Tanam Bawang Merah di Desa Selandi
Screenshot 2026-01-20 203118
Hadiri Rakernas XVII APKASI 2026, Maya Hasmita Tegaskan Komitmen Pembangunan Labuhanbatu
WhatsApp Image 2026-01-20 at 20.48
DPC Partai Gerindra Karo Gelar Ramah Tamah Tahun Baru 2026, Bahas Persiapan Natal dan Doa Lintas Agama
616084782_1320113646812738_4599351692667329815_n
Imbas Bencana Alam di Sumatera, Prabowo Resmi Cabut Izin 28 Perusahaan
WhatsApp Image 2026-01-20 at 17.30
Dua Bus Perintis Resmi Beroperasi di Deli Serdang
617698097_1320113653479404_5611012442265145644_n
Presiden Prabowo Bahas Kinerja Satgas Penertiban Kawasan Hutan dalam Rapat Terbatas
Pemerintah Kota Medan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di K (1)
Wakil Wali Kota Medan Kunjungi Kemenkes, RSUD dr Pirngadi Dapat Dukungan Alkes Strategis
618915486_1969616787101678_4162323396482051663_n
Bupati Batu Bara Hadiri Hari Kedua Rakernas XVII Apkasi 2026, Menteri Pertanian Dorong Hilirisasi Daerah
Polling