Legislator Gerindra Renaldi Naibaho Dorong UMKM Samosir Naik Kelas Berbasis Budaya

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Samosir Senin 15 Desember 2025, DPRD Kabupaten Samosir menegaskan komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas dengan tetap mengakar pada tradisi dan sumber daya lokal, melalui inovasi produk dan digitalisasi pemasaran.

Komitmen ini terungkap pada Reses III DPRD Kabupaten Samosir Daerah Pemilihan 1 (Kecamatan Pangururan-Ronggur Nihuta), yang dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Nasip Simbolon (PKB), Wakil Ketua Osvaldo Ardiles Simbolon (PDIP), Renaldi Naibaho (Gerindra), Marco Simbolon (NasDem), Polten Simbolon (Golkar), Edis Naibaho (PDIP), Sudung Sitanggang (PKB) dan Mian Malau (Golkar).

Reses yang digelar di Kantor Camat Pangururan ini dihadiri para pelaku UMKM, Camat Pangururan Robintang Naibaho, Camat Ronggur Nihuta, Beresman Simbolon, Kabid Koperasi dan UMKM Dinas Kopnakerindag, Togar Siboro, Senin, 15 Desember 2025.

Pada kesempatan itu, legislator Partai Gerindra, Renaldi Naibaho mengungkapkan pentingnya UMKM Samosir berkembang dengan mengakar pada tradisi dan sumber daya lokal, seperti produk pertanian, kuliner maupun produk ekonomi kreatif seperti kerajinan tangan yang memiliki nilai filosofis budaya, terutama yang berkaitan dengan kearifan lokal dan budaya Batak.

Renaldi Naibaho juga menekankan perlunya pelatihan rutin dan pendampingan bagi pelaku UMKM agar hasil produksi pertanian maupun kerajinan tangan tidak hanya berhenti pada tahap bahan mentah. Menurutnya, produk lokal yang dihasilkan para UMKM Samosir harus memiliki nilai tambah yang menarik bagi wisatawan dan pasar nasional, sehingga dapat meningkatkan omzet penjualan.

Ketua Fraksi PDIR itu juga mendorong kreativitas para pelaku UMKM dalam meningkatkan pasar produksi. Ia mencontohkan, madu yang dihasilkan para pelaku UMKM di Kabupaten Samosir sangat bagus, namun membelinya harus dalam bentuk botolan dengan harga kisaran Rp 300 ribuan. Sehingga pemasaran dan penjualannya terbatas.

“Kenapa Madu itu tidak kita coba dalam bentuk kemasan yang bisa menjadi oleh-oleh khas yang ditempatkan di WFC? Jika madu tersebut dalam bentuk kemasan sekali minum dengan harga Rp 5000-10.000, tentu wisatawan yang menonton air menari pada malam hari akan membeli madu untuk menghangatkan badan,” jelas Anggota DPRD Samosir, Renaldi Naibaho.

Sehingga, lanjutnya, penjualan madu tadi yang hanya terjual 10-20 botol per Minggu dengan pasar yang terbatas, akan meningkat. Begitu juga dengan produk-produk UMKM lainnya. Menurut Renaldi Naibaho, para pelaku UMKM harus terus berinovasi dalam memasarkan produk-produknya ditengah pesatnya perkembangan pariwisata Samosir.

Terakhir, Renaldi Naibaho juga mendorong para pelaku UMKM terlibat aktif sebagai pemasok dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan bukan hanya penonton atau penerima manfaat pasif dari program tersebut. UMKM harus mendapatkan peran ekonomi yang nyata dan signifikan, seperti menyediakan bahan makanan atau logistik, sehingga program MBG benar-benar sebagai penggerak ekonomi lokal.

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

WhatsApp Image 2026-01-22 at 15.17
Bupati Lantik 15 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
618978954_1970409777022379_5371355124388396798_n
Pemkab Batu Bara Gandeng JULEHA dan MUI, Siapkan Pelatihan dan Sertifikasi Juru Sembelih Halal
Screenshot 2026-01-22 132824
Bupati Karo Hadiri Serah Terima Instore Dryer dan Gerakan Tanam Bawang Merah di Desa Selandi
Screenshot 2026-01-20 203118
Hadiri Rakernas XVII APKASI 2026, Maya Hasmita Tegaskan Komitmen Pembangunan Labuhanbatu
WhatsApp Image 2026-01-20 at 20.48
DPC Partai Gerindra Karo Gelar Ramah Tamah Tahun Baru 2026, Bahas Persiapan Natal dan Doa Lintas Agama
616084782_1320113646812738_4599351692667329815_n
Imbas Bencana Alam di Sumatera, Prabowo Resmi Cabut Izin 28 Perusahaan
WhatsApp Image 2026-01-20 at 17.30
Dua Bus Perintis Resmi Beroperasi di Deli Serdang
617698097_1320113653479404_5611012442265145644_n
Presiden Prabowo Bahas Kinerja Satgas Penertiban Kawasan Hutan dalam Rapat Terbatas
Pemerintah Kota Medan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di K (1)
Wakil Wali Kota Medan Kunjungi Kemenkes, RSUD dr Pirngadi Dapat Dukungan Alkes Strategis
618915486_1969616787101678_4162323396482051663_n
Bupati Batu Bara Hadiri Hari Kedua Rakernas XVII Apkasi 2026, Menteri Pertanian Dorong Hilirisasi Daerah
Polling