Kabut Asap, Pemkot Sidimpuan Tunda Rangkaian Kegiatan HUT ke-25

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Padangsidempuan Jumat 16 Oktober 2026 – kondisi kabut asap semakin memburuk, Pemkot Padangsidimpuan terpaksa menunda rangkain kegiatan hari jadi Kota Salak.

Kebikan itu dilakulan dengan mempertimbangkan buruknya kualitas udara di sejumlah titik serta meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Penundaan itu disampaikan melalui siaran pers Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe dengan menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dibandingkan pelaksanaan kegiatan seremonial.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kualitas udara di lima titik, yakni Puskesmas Padangmatinggi, RS TNI AD, Kantor Wali Kota, Pasar Kodok, dan Pasar Inpres Padangmatinggi, konsentrasi partikulat PM2,5 tercatat berada pada kisaran 142–153 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Sementara itu, konsentrasi PM10 berada pada kisaran 358–401 µg/m³. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah, terutama di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memengaruhi kualitas udara.

Selain persoalan kualitas udara, data Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan periode minggu ke-33 hingga minggu ke-40 tahun 2026 mencatat sebanyak 1.771 kasus ISPA yang dilaporkan oleh puskesmas dan rumah sakit.

Setelah mempertimbangkan kondisi tersebut dalam rapat panitia pelaksana, pemerintah memutuskan menunda seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-25 Pemerintah Kota Padangsidimpuan sampai waktu yang akan ditentukan kemudian.

Penjadwalan kembali kegiatan akan mempertimbangkan hasil evaluasi serta kelayakan kondisi kualitas udara akibat dampak karhutla.

Pemko Padangsidimpuan menyatakan keputusan ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam melindungi masyarakat. Pemerintah memahami bahwa peringatan hari jadi kota memiliki arti penting bagi masyarakat, tetapi keselamatan bersama harus menjadi prioritas utama dalam situasi saat ini.

Masyarakat juga diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, menjaga kesehatan keluarga, serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan pemerintah.

Perhatian khusus diminta diberikan kepada kelompok rentan, terutama anak-anak, lanjut usia (lansia), dan warga yang berisiko mengalami gangguan pernapasan.

Pemko Padangsidimpuan berharap masyarakat dapat saling menjaga dan meningkatkan kepedulian di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk.

“Horas Padangsidimpuan. Kesehatan masyarakat adalah prioritas kita bersama,” demikian penegasan dalam siaran pers tersebut.Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

IMG-20261016-WA0133
Kabut Asap, Pemkot Sidimpuan Tunda Rangkaian Kegiatan HUT ke-25
IMG-20261016-WA0074
Dimulai dari Diri Sendiri, Sampah Adalah Urusan Bersama
IMG-20261016-WA0231-4116813628
Buka Kick-Off Meeting Kemendagri, Wabup Mahmud Efendi Tegaskan Penegasan Batas Desa Kunci Utama Pembangunan Tapteng
Screenshot 2026-10-16 145718
DPC Gerindra Humbahas Fasilitasi Musyawarah Warga Parlilitan, Utamakan Perdamaian dan Pemulihan
Screenshot 2026-10-16 142654
Pemkab Karo Terima Donasi Obat-obatan dari PT Indofarma untuk Mendukung Pelayanan Kesehatan
1001764809
Wali Kota Padangsidimpuan minta ASN Disiplin, Berintegritas serta tidak korupsi
Screenshot 2026-10-16 141547
Wali Kota Padangsidimpuan Turun Langsung Bagikan Masker, Anak Sekolah Jadi Prioritas Perlindungan Kabut Asap
WhatsApp Image 2026-10-16 at 10.47
Dewan Peduli : Muhammad Dahnil Ginting Besuk 6 Pasien Di RSU Haji Medan
WhatsApp Image 2026-10-14 at 23.15
Wabup Apresiasi Sanggar Tamora 88 sebagai Wadah Pelestarian Budaya Melayu
Screenshot 2026-10-15 201048
Pemko Medan Koordinasi dengan Kementerian PU dan Kemenkes, RSUD Dr. Pirngadi Didorong Lebih Modern
Polling