Gerindrasumut.id | Medan Minggu 4 Januari 2026 Diskusi yang terbuka dan saling menghargai menjadi fondasi penting dalam membangun solidaritas dan kekuatan organisasi. Melalui ruang dialog yang konstruktif, tercipta kesepahaman, kebersamaan, serta semangat kolektif untuk melangkah searah demi tujuan bersama yang lebih besar.
Bertempat di Kantor DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, telah dilaksanakan rapat koordinasi bersama pengurus dan panitia pelaksana Acara Natal dan Doa Lintas Agama, yang direncanakan akan berlangsung pada 24 Januari 2026 di GOR Serbaguna Pancing. Rapat tersebut berjalan dengan tertib dan lancar, dipimpin oleh Ketua Panitia Pelaksana Robert Lumban Tobing bersama Benny Harianto Sihotang, serta mendapat arahan langsung dari pengurus DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Ibu Meriyawaty Amelia Prasetio.

Dalam rapat tersebut, berbagai pandangan, masukan, dan gagasan disampaikan guna memastikan terselenggaranya acara yang damai, inklusif, serta menjunjung tinggi nilai toleransi dan persaudaraan lintas iman. Kegiatan ini diproyeksikan akan dihadiri sekitar 10.000 peserta dari berbagai latar belakang, sebagai wujud kebersamaan dan persatuan dalam keberagaman.
Acara Natal dan Doa Lintas Agama ini juga direncanakan akan dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA), Hasyim Joyohadikusumo, serta Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., yang diharapkan dapat memberikan pesan kebangsaan dan penguatan nilai-nilai toleransi antarumat beragama.

Mewakili pengurus DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Ibu Meriyawaty Amelia Prasetio dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat persatuan sesama anak bangsa. Secara khusus, acara tersebut juga diharapkan menjadi sarana doa bersama dan dukungan moral bagi saudara-saudara yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta sejumlah daerah lain di Indonesia.
Melalui doa dan kebersamaan lintas agama ini, diharapkan lahir semangat baru untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan kedamaian, serta membangun masa depan Indonesia yang lebih harmonis dan berkeadilan.
