Gerindrasumut.id | Labuhanbatuselatan Minggu 25 Januari 2026 Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, menyerahkan bantuan stand Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kepada kawan-kawan penyandang disabilitas. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Labuhanbatu Selatan, yang digelar di Kantor IPSM Kabupaten Labusel, Kecamatan Kotapinang.
Dalam sambutannya, Bupati Fery menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar fasilitas usaha, melainkan wujud nyata kehadiran dan kepedulian pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi penyandang disabilitas.

“Bagi saya, bantuan ini bukan hanya sarana usaha, tetapi bentuk komitmen pemerintah untuk membuka ruang yang lebih luas agar kawan-kawan disabilitas dapat terus berkarya dan berdaya,” ujar Bupati.
Melalui peran aktif IPSM, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terbaik bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan. Bupati berharap bantuan stand UMKM ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, menjadi penyemangat dalam berwirausaha, serta membantu meningkatkan perekonomian keluarga penerima manfaat.
Ia juga menegaskan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkembang dan meraih cita-cita.
“Setiap orang memiliki potensi, kesempatan, dan ruang yang sama. Jangan pernah ragu untuk bermimpi, karena tidak ada batasan untuk mencapai cita-cita,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Fery turut mengapresiasi IPSM Labuhanbatu Selatan yang secara konsisten mendampingi serta memperjuangkan kepentingan penyandang disabilitas. Ia menyampaikan bahwa program serupa direncanakan kembali dilaksanakan sekitar bulan Juli 2026, guna memastikan bantuan tersalurkan secara berkelanjutan dan merata bagi yang belum menerima.
Usai kegiatan penyerahan bantuan, Bupati Fery bersama Sekretaris Daerah dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meluangkan waktu berjalan santai mengelilingi Lapangan SBBK. Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk berdiskusi ringan terkait penataan dan pengembangan lapangan agar ke depan lebih tertata, nyaman, dan optimal digunakan masyarakat.
Menurut Bupati, ruang publik harus direncanakan secara matang dan ditinjau langsung di lapangan.
“Lapangan bukan hanya tempat berolahraga, tetapi juga ruang kebersamaan, interaksi sosial, dan tumbuhnya semangat masyarakat,” pungkasnya.
