Gerindrasumut.id | Batubara Kamis 1 Oktober 2026 – Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Batu Bara dan Dandim 0208/Asahan mengikuti Gerakan Tanam Padi Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) secara serentak di Desa Suka Raja, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara.

Kegiatan yang diselenggarakan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Utara tersebut merupakan bagian dari Gerakan Tanam Padi PM-AAS menuju target 37.768 hektare yang dilaksanakan secara serentak di 38 provinsi di Indonesia.
Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat produksi pertanian melalui penerapan sistem pertanian modern, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Dalam kesempatan itu, Bupati Baharuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para penyuluh pertanian yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendampingi petani di lapangan.
Menurutnya, keberhasilan program peningkatan produksi pangan tidak terlepas dari peran penyuluh dalam memberikan pendampingan, edukasi serta memastikan penerapan teknologi pertanian dapat berjalan secara optimal.

Baharuddin mengatakan, Kabupaten Batu Bara memiliki potensi lahan pertanian yang cukup besar. Potensi tersebut, kata dia, harus dikelola secara maksimal dengan dukungan sarana dan prasarana pertanian yang memadai.
“Kalau potensi lahan pertanian ini kita kelola secara optimal, tentu Batu Bara dapat memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan di Sumatera Utara,” demikian inti penyampaian Bupati.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat terus memberikan perhatian terhadap kesejahteraan petani. Salah satunya melalui kebijakan harga Gabah Kering Panen (GKP) yang ditetapkan tidak boleh berada di bawah Rp6.500 per kilogram.
Kebijakan tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam memberikan kepastian harga bagi petani sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.
Bupati Baharuddin berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, TNI, penyuluh pertanian, kelompok tani dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat.
Dengan kolaborasi tersebut, modernisasi pertanian diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi padi, tetapi juga memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian.
Gerakan Tanam Padi PM-AAS di Desa Suka Raja turut dihadiri Dandim 0208/Asahan, jajaran BRMP Sumatera Utara, perwakilan TNI, Direktur Pupuk Holding Company, Kepala Perum BULOG Kanwil Sumatera Utara, Kepala BBWS Sumatera II Medan, jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, jajaran Pemerintah Kabupaten Batu Bara, Camat Air Putih, Kepala Desa Suka Raja, penyuluh pertanian, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta perwakilan kelompok tani.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendorong sektor pertanian yang lebih modern, produktif dan berkelanjutan di Kabupaten Batu Bara.Red
