Bunda Yin Ajak Organisasi Perempuan Dukung Gerakan Eliminasi TBC 2030 di Sumut

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Medan, Kamis 9 April 2026 – Berdasarkan fakta yang dikutip dari berbagai sumber, disebutkan bahwa lembaga kesehatan internasional WHO menempatkan Indonesia sebagai negara tertinggi ke-2 didunia dengan jumlah beban kasus penderita TBC setelah India (peringkat ke-1).

Keadaan ini perlu menjadi perhatian seluruh pihak, sebab, diperkirakan terdapat 1.090.000 kasus TBC dan 125.000 kematian setiap tahun, yang berarti ada sekitar 14 kematian setiap jamnya. Pada tahun 2024, ditemukan sekitar 885 ribu kasus TBC, dengan distribusi yang menunjukkan bahwa 496 ribu kasus terjadi pada laki-laki, 359 ribu pada perempuan, serta 135 ribu kasus pada anak-anak usia 0-14 tahun.

Statistik ini menegaskan urgensi peningkatan upaya pencegahan dan pengobatan di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut Ketua Dewan Pembina Yayasan Hati Emas Nusantara Indonesia (YHENI), Meriyawaty Amelia Prasetio atau biasa disapa Bunda Yin, kondisi yang ada sekarang harus menyatukan hati, kepedulian dan gerakan bersama agar program pemerintah untuk eliminasi TB 2030 bisa tercapai, selain itu, eliminasi TBC juga merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden, dan semua pihak harus bergotong royong agar penyakit ini bisa hilang dari Indonesia.

“Saya dengan Yayasan Hati Emas ingin mengajak kepada kita semua, organisasi kemanusiaan, organisasi perempuan yang aktif dan ada di Sumut, untuk bersinergi dan berkolaborasi membantu pemerintah agar bisa mewujudkan program eliminasi TBC 2030, dengan berbagai kegiatan yang ada. Kita harus bergotong royong, kompak dan bergerak bersama-sama,” tegas Bunda Yin yang disampaikan pada acara skrining Terduga TB kepada pekerja porter dan penumpang di pelabuhan Bandar Deli Belawan, Rabu (8/4/2026).

Dihadiri oleh sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan staf dan bidang terkait, tampak juga perwakilan organisasi kemasyarakatan dan perempuan seperti, Yayasan Hati Emas Nusantara Indonesia, Perempuan Indonesia Raya (PIRA), Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI), Yayasan Lingkaran Cinta Kasih, Persatuan Perempuan Sumut, dan DPD MAHABUDHI Sumut.

Acara pembukaan juga ditutup dengan pembagian beras (paket sembako) dari dermawan YHENI untuk para peserta skrining TB agar semuanya gembira dan nyaman ikut kegiatan tersebut. Red

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

ChatGPT Image 17 Agu 2026, 11.30
Bunda Yin Apresiasi dan Terhibur Saksikan Tarian Tradisional India di HUT ke-81 RI
Screenshot_20260817_100613_Drive
HUT RI di Gerindra Sumut, Sugiat Ingatkan Kader Siapkan Diri Raih Indonesia Emas
IMG-20260816-WA0731
Kepala BGN Kunjungi Korban Keracunan MBG di Karo, Pastikan Penanganan Siswa Berjalan
Perayaan Kemerdekaan di dusun 25 Desa Sampali,Kecamatan Percut Seituan
Semangat Kemerdekaan, Muhammad Dahnil Ginting Ajak Masyarakat Tanamkan Kebersamaan
Screenshot_20260815_165735_Instagram
Semangat Kemerdekaan, Muhammad Dahnil Ginting Beri Dukungan kepada Warga yang Kehilangan Kaki Akibat Diabetes
WhatsApp-Image-2026-08-15-at-19.36
Rusydi: Ketahanan Fiskal Harus Dijaga di Tengah Efisiensi Anggaran
Screenshot_20260816_075436_WhatsApp
Wakil Ketua Gerindra Sumut Said Siregar Optimistis Prabowo Bawa Indonesia Maju
lv_0_20260815193717-1536x1097
Rusydi Nasution: Huntap dan Sekolah Rakyat Harus Dipastikan Beri Manfaat Nyata
IMG-20260815-WA0298
Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup Digelar di Langkat untuk Sambut HUT RI
prabowo-dan-gibran-di-sidang-tahunan-mpr-dan-sidang-bersama-dpr-dpd-ri-jumat-1482026-1786686357852_169
Gerindra: Pidato Presiden di Sidang MPR Tampilkan Kinerja Positif Pemerintah
Polling