Gerindrasumut.id | LABUHANBATU —Senin 26 Januari 2026 Bupati Labuhanbatu, dr. H. Maya Hasmita, menghadiri sekaligus memimpin Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Labuhanbatu pada awal Tahun Anggaran 2026. Rapat ini menjadi momentum strategis dalam menyamakan persepsi, memperkuat sinergi lintas sektor, serta menyusun langkah konkret pelaksanaan program Reforma Agraria yang berkeadilan dan berkelanjutan di wilayah Labuhanbatu.
Dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah agenda penting dibahas, mulai dari evaluasi pelaksanaan Reforma Agraria tahun sebelumnya, pemetaan potensi dan permasalahan pertanahan, hingga perencanaan program kerja GTRA Tahun Anggaran 2026. Fokus pembahasan diarahkan pada upaya penataan aset dan akses reformasi agraria agar benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Bupati Maya Hasmita menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, pelaksanaan Reforma Agraria tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dan kerja bersama lintas sektor.
“Reforma Agraria harus dilaksanakan secara terencana, terukur, dan berkeadilan. Kolaborasi semua pihak menjadi kunci agar program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Labuhanbatu,” tegas Bupati.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Labuhanbatu mampu menghasilkan kebijakan serta langkah strategis yang tepat sasaran, khususnya dalam penataan aset, pemberian akses ekonomi, dan penyelesaian konflik agraria.
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, lanjut Bupati, berkomitmen untuk terus mendorong kepastian hukum atas tanah, mengurangi potensi konflik agraria, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian dari pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
