Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Sosialisasi PBPH, Tekankan Perlindungan Masyarakat Terdampak

Share :

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Print

Gerindrasumut.id | Medan, Jumat 17 April 2026 – Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M. Kes., didampingi Kepala Dinas Pertanian Edy Darwan, menghadiri Sosialisasi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) di Aula Raja Inal Siregar, Lantai II Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Dansatgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Brigjen Anggiat Napitupulu, Direktur Pengawasan, Pengenaan Sanksi Administratif dan Keperdataan Kehutanan Kementerian LHK Ardi Risman, perwakilan Kejaksaan Agung, serta para kepala daerah se-Sumatera Utara.


Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegaskan bahwa sosialisasi kebijakan pencabutan PBPH harus dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai dampak di tengah masyarakat.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut mencakup 11 kabupaten dan 1 kota di Sumatera Utara, dengan total 13 perusahaan yang beroperasi di kawasan hutan. Menurutnya, pencabutan izin perlu dikaji secara mendalam karena berpotensi menimbulkan dampak lanjutan, terutama bagi masyarakat dan tenaga kerja.
“Para kepala daerah tentu akan memikirkan kondisi masyarakatnya, tidak hanya soal administrasi, tetapi juga berbagai keluhan yang mungkin muncul,” ujar Bobby.

Ia juga menyebutkan sekitar 11 ribu pekerja dan puluhan ribu masyarakat terdampak dari kebijakan tersebut. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, lanjutnya, telah berkoordinasi dengan pihak BUMN terkait pengelolaan kawasan hutan pasca pencabutan izin yang direncanakan akan dikelola oleh Perhutani.

Selain itu, Bobby menyoroti adanya perusahaan yang tidak sejalan dengan skema Perhutani, seperti sektor pertambangan dan pembangkit listrik, sehingga memerlukan perhatian khusus. Ia juga mengingatkan potensi konflik lahan jika kawasan tidak segera dikelola setelah izin dicabut.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah dengan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Kami mendukung kebijakan ini sepanjang dilaksanakan secara terukur dan memperhatikan dampak sosial. Pemerintah daerah siap berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan dan kepastian ekonomi,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antarinstansi sangat diperlukan agar proses transisi pengelolaan kawasan hutan berjalan tertib, aman, dan tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Baca Lainnya

Tulis Komentar

Berita Terbaru

unnamed-2
Fraksi Gerindra: Penanggulangan Kemiskinan di Medan Jangan Hanya Berorientasi pada Bansos
WhatsApp Image 2026-10-26 at 15.20
Lima Instansi Deli Serdang Bersinergi, Delapan Sertipikat Tanah Wakaf Diserahkan untuk Perkuat Kepastian Hukum
Screenshot 2026-10-26 161031
Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Toba Kabupaten Karo 2026
Screenshot 2026-10-26 160533
Bupati Baharuddin Siagian: Generasi Muda Harus Kreatif, Inovatif, dan Berani Berwirausaha
Alhamdulillah, kami terus berkomitmen menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan moral, e
Zulkarnaen Tegaskan Pentingnya Nilai Pancasila sebagai Landasan Moral dan Etika Publik
Screenshot_20261026_102217_Instagram
Fauzi SH Apresiasi Langkah Bobby Nasution Tangani Kabut Asap, Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Pancasila
Screenshot_20261026_100550_WhatsApp
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Dokter Shinta Optimis Program Kesehatan Untuk Rakyat Berkelanjutan
Screenshot_20261025_203153_Gallery
Sugiat Santoso Serap Aspirasi Masyarakat di Batu Bara, Gerindra Perkuat Konsolidasi dan Dukung Asta Cita Prabowo
IMG-20261025-WA0900
Bobby Nasution, Zakiyuddin Harahap dan Bunda Yin Dukung Guang Ming Cetak Generasi Cerdas dan Berakhlak
1001264417-1792918057019
Ratusan Anggota Goju-Ass Sumut Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Putih Hingga Sabuk Hitam
Polling